detikcom Do Your Magic

Kondisi Air Rusun City Garden, 12 Tahun Menanti Janji Pipa PAM dari Developer

Karin Nur Secha - detikNews
Jumat, 25 Feb 2022 14:24 WIB
Kondisi air di Rusunami City Garden, 25 Februari 2022. (Karin Nur Secha/detikcom)
Kondisi air di Rusunami City Garden, 25 Februari 2022. (Karin Nur Secha/detikcom)
Jakarta -

Hingga kini warga Rumah Susun Milik (Rusunami) City Garden di Cengkareng, Jakarta Barat, masih mengalami krisis air bersih. Penghuni rusun sudah 12 tahun menanti pipa PAM yang dulu dijanjikan pengembang (developer) saat pembelian unit Rusun.

Saat ini, warga rusun masih harus berakrab-akrab dengan air yang menguning. Pantauan detikcom di beberapa unit rusunami hingga kini kondisi air masih keruh. Padahal air tersebut baru saja ditampung pagi tadi sekira pukul 10.00 WIB.

"Iya tuh liat aja sendiri udah kuning," ujar salah satu penghuni unit lantai 5 rusunami, Shera, saat ditemui, Jumat (25/2/2022).

Dia mengatakan air di rusunami menyala secara bergantian dua kali dalam sehari, yaitu pada pukul 05.00-10.00 WIB dan 17.00-22.00 WIB.

"Ini nyala gantian, kalau pagi nggak nampung air bingung saya mandi sore," kata Shera.

Kondisi air di Rusunami City Garden, 25 Februari 2022. (Karin Nur Secha/detikcom)Kondisi air di Rusunami City Garden, 25 Februari 2022. (Karin Nur Secha/detikcom)

Kemudian, dia juga mengeluhkan kepada pihak pengelola Rusunami City Garden mengenai lambatnya penanganan air bersih. Terkait rencana advokasi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta yang menyiapkan upaya hukum terhadap pengembang Rusunami City Garden, dia mendukung agar permasalahan ini terselesaikan.

"Iya saya mah dukung aja, asalkan ini ada jalan keluarnya. Kalau begini terus ya gimana?" keluh Shera.

Selain itu, warga lainnya bernama Frengky penghuni Rusunami di lantai 2 mengeluhkan air bersih selama dia tinggal.

"Kadang kalau air baru keluar itu bau kaporit," ungkapnya. "Air ini nggak layak pakai," sambungnya.

Kondisi air di Rusunami City Garden, 25 Februari 2022. (Karin Nur Secha/detikcom)Kondisi air di Rusunami City Garden, 25 Februari 2022. (Karin Nur Secha/detikcom)

Bahkan beberapa kali air yang keluar juga berminyak. Selanjutnya, dia menceritakan saat air baru nyala terkadang keluar tanah.

"Beberapa penghuni unit lain yang kulitnya sensitif juga mengalami gatal-gatal bahkan sampai ada yang harus melakukan pengobatan," kata Frengky.

Masalah yang dialami warga Rusunami City Garden di Cengkareng juga adalah water treatment plant (WTP) yang tidak layak serta air tangki dari pengelola yang keruh (meski pengelola menyatakan airnya layak).

Pada Agustus 2021, PT Palyja selaku operator PAM Jaya mematok harga Rp 951 juta untuk pemasangan pipa sambungan air PAM. Warga menilai ini kemahalan.

Koordinator Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Rusunami City Garden (P3CG) bernama Suherman pada 3 November 2021 menjelaskan, seharusnya penyambungan pipa PAM ini ditanggung oleh pengembang (developer). Soalnya, masih kata Suherman, pihak pengembang menjanjikan tawaran air PAM dalam paket penjualan rusunami dahulu.

Demonstrasi di depan Balai Kota DKI sudah dilakukan, upaya bersurat ke DPRD DKI juga telah dijalankan, tapi warga rusun masih kesulitan air bersih. Pemerintah Jakarta mengarahkan mereka untuk berkoordinasi ke PAM Jaya selaku pengelola air di kota ini. Mereka ingin janji dari developer berupa penyediaan instalasi PAM dipenuhi, tanpa membebankan biaya pemasangan ke warga.

Rusunami City Garden, Cengkareng, Jakarta Barat, 19 Januari 2022. (Marteen Ronaldo Pakpahan/detikcom)Rusunami City Garden, Cengkareng, Jakarta Barat, 19 Januari 2022. (Marteen Ronaldo Pakpahan/detikcom)

Pada 26 Januari 2022, pertemuan digelar untuk mencari solusi. Pertemuan dihadiri perwakilan warga, PAM Jaya, Palyja, pengelola Rusunami City Garden, yakni SCP, serta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta. Menurut warga, pihak pengembang tidak hadir.

Charlie Albajili selaku pengacara LBH Jakarta mengkonfirmasi hasil pembahasan dalam pertemuan tersebut. Palyja menjelaskan biaya penyambungan pipa PAM sekitar Rp 36 juta dan penarikan pipa sepanjang 361 meter sekitar Rp 919 juta. Jadi biaya total pemasangan pipa PAM untuk Rusunami City Garden adalah sekitar Rp 955 juta.

SCP selaku pengelola Rusunami City Garden dan perwakilan rukun tetangga (RT) akan mensosialisasi harga instalasi PAM ini ke warga penghuni. Namun, menurut Charlie, hal ini tidak sesuai dengan janji semula, yakni pemasangan fasilitas PAM ditanggung pengembang, bukan malah ditanggung penghuni rusun dengan cara urunan.

"Tanggung jawab pemasangan harusnya tetap di developer, bukan warga," kata Charlie.

(ain/dnu)