ADVERTISEMENT

Belum Punya Izin, 2 Klinik Tes Antigen di Padangbai Bali Dipanggil Satpol PP

Sui Suadnyana - detikNews
Selasa, 22 Feb 2022 22:22 WIB
Ilustrasi hasil antigen positif covid-19
Ilustrasi (Getty Images/iStockphoto/Solovyova)

"Nah sebelum kita bergerak tentu perangkat daerah pengampu tentang hal ini misalnya (bidang) kesehatan, (dinas) kesehatan lah yang turun mengecek sesuai dengan ketentuan yang mereka pegang. Kemudian mereka melakukan peringatan atau teguran sesuai dengan mekanisme yang diatur," papar Arta Sedana.

"Kemudian barulah kita turun untuk istilahnya melakukan berikutnya. Karena kita kan ada namanya pembinaan, ada sosialisasi, kemudian ada namanya non-yustisi, ada juga yustisi yang terakhir. Itu pun tahapannya cukup panjang sehingga tadi disimpulkan kita undang besok mereka jam 11 di kantor untuk menjelaskan," imbuhnya.

Arta Sedana menegaskan keberadaan klinik rapid test antigen penting untuk ditertibkan. Sebab, jangan sampai penumpang yang mau naik ke kapal penyeberangan dirugikan karena hasil tesnya tidak masuk ke aplikasi PeduliLindungi hanya karena kliniknya belum memiliki username dan password.

"Kemudian yang kita paling khawatirkan nanti andai kata penumpang tersebut misalnya hasil rapid-nya positif, nah mereka tidak bisa laporkan ke mana karena mereka tidak masuk di dalam sistem itu. Sehingga lepas begitu saja tidak mendapatkan penanganan," kata Arta Sedana.

Karena itu, Arta Sedana menegaskan bahwa pihaknya memastikan agar klinik rapid test antigen tersebut beroperasi dengan mengantongi rekomendasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem. Kemudian SDM yang dipakai juga memiliki sertifikat.

"Kemudian dari segi persyaratan lain masalah pengelolaan limbah hasilnya mereka juga mereka penuhi. Ya kita tidak ada masalah sepanjang memang dari Dinas Kesehatan memberikan clearance nike," tegasnya.


(rfs/rfs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT