ADVERTISEMENT

Vonis Keruk Kali Mampang Berujung Sentilan Anies Sibuk Manggung

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 18 Feb 2022 20:38 WIB
Warga korban banjir menggugat Gubernur DKI Anies Baswedan ke PTUN Jakarta. Majelis hakim memeriksa Kali Mampang dalam agenda sidang pemeriksaan setempat. (Nahda RU/detikcom)
Kali Mampang (Nahda RU/detikcom)
Jakarta -

Sesuai putusan PTUN Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan harus mengeruk Kali Mampang. Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyebut Anies terlalu banyak manggung hingga lupa penanganan banjir.

PSI mengaku tak heran atas putusan PTUN Jakarta. Baginya, Anies terlalu sibuk dengan hal-hal di luar penanganan banjir.

"Kami sudah prediksi. Sudah tidak heran lagi. Wajar saja Pak Anies dihukum. Selama 5 tahun menjabat, Pak Anies selalu disibukkan dengan hal-hal kontroversial, kebanyakan manggung. Lupa sama upaya pencegahan banjir," kata Wakil Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Justin Adrian Untayana kepada wartawan, Jumat (18/2/2022).

Program penanganan banjir sudah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Selain itu, anggaran untuk penanganan banjir pun dinilai tidak sedikit.

"Anggaran APBD-nya pun besar. Triliunan rupiah. Nggak tahu nunggu apa lagi. Masa nunggu Jakarta tenggelam dulu baru dikerjakan. Segera eksekusi. Salah siapa berarti Jakarta banjir?" kata Justin.

Banjir terjadi setiap tahun saat masuk musim hujan. Karena itu, Anies dan jajaran Pemprov DKI Jakarta harus serius menjalankan putusan PTUN Jakarta.

"Kami minta Pak Anies segera mengeruk total Kali Mampang dan membangun turap. Jangan ditunda-tunda lagi. Ini sudah masuk puncak musim hujan. Masalah kapan akan banjir, kan tidak bisa ditunda-tunda juga. Jadi tolong, disegerakan. Prioritaskan, tuntaskan," tutur Justin.

Simak juga 'Momen Anies-Ridwan Kamil Adu Penalti, Siapa yang Menang?':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT