Polisi Amankan 14 Orang Terkait Pengeroyokan yang Tewaskan Lansia di Jaktim

M Hanafi Aryan - detikNews
Senin, 24 Jan 2022 17:36 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Polisi telah mengamankan 14 orang terkait pengeroyokan yang menewaskan Wiyanto Halim (89) di Cakung, Jakarta Timur. Ke-14 orang tersebut kini diperiksa intensif oleh pihak kepolisian.

"Terkait hal ini, kita sampai sore ini sudah melakukan pemeriksaan dan masih berlangsung ada 14 orang yang sudah kita amankan dan periksa terkait hal ini. Semuanya masih di Polres (Jaktim) sekarang ya," kata Kombes E Zulpan saat konferensi pers di Polda Metro jaya, Senin (24/1/2022).

Dia menjelaskan bahwa dari 14 orang diperiksa, salah satunya adalah R yang ditetapkan sebagai tersangka. Namun provokator yang meneriaki maling tersebut masih diperiksa.

"R ini melakukan pemukulan ya, bukan provokator. (Provokator) masih diperiksa, tapi dia udah mengakui, dia meneriakkan maling," lanjutnya.

Zulpan membeberkan kronologis kejadian bermula saat korban diduga menabrak salah satu pengendara motor di kawasan industri Pulo Gadung, Cakung, Kakarta Timur. Lalu, pemilik motor ini meneriaki korban maling hingga warga mengejarnya.

"Diawali adanya serempetan dari salah satu motor di antara 14 orang yang diperiksa, ada satu yang motornya diserempet dan kemudian dia melakukan provokasi dengan teriakan maling. Ini yang diakui oleh pemilik motor yang diserempet tersebut sehingga orang di sekitar mobil tersebut menganggap mobil dicuri atau orang yang di dalamnya (adalah) pelaku curanmor," sebutnya.

Teriakan maling dari pengendara motor inilah yang kemudian membuat korban dikejar massa. Korban kemudian dikeroyok massa hingga meninggal dunia.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.