Polisi Tangkap 1 Pengeroyok yang Tewaskan Lansia Pemobil di Jaktim!

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 24 Jan 2022 15:59 WIB
Ilustrasi penganiayaan (dok detikcom)
Foto ilustrasi pengeroyokan. (dok detikcom)
Jakarta -

Polisi bergerak cepat menyelidiki kasus pengeroyokan yang menewaskan Wiyanto Halim (89) di Cakung, Jakarta Timur. Satu pelaku kini sudah ditangkap.

"Sudah (pelaku ditangkap). Insialnya R," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan saat dihubungi detikcom, Senin (24/1/2022).

Pengeroyokan itu terjadi pada Minggu (23/1) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Awalnya, polisi mendapatkan informasi adanya aksi pencurian mobil di Jalan Pulo Kambing, Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur.

Saat polisi tiba di lokasi, mobil yang ditumpangi korban diketahui telah mengalami kerusakan parah. Kerusakan itu diduga akibat amukan massa.

"Ada satu unit mobil Toyota Rush warna abu-abu bernopol B-1859-SYL yang sudah dalam keadaan rusak diduga akibat dikeroyok massa. Pengemudi kendaraan dibawa ke ambulans ke RSCM untuk mendapatkan pertolongan medis," terang Zulpan.

Kasus ini masih diselidiki pihak kepolisan. Terduga pelaku lain yang terlibat dalam tindakan pengeroyokan itu masih dalam pengusutan polisi.


Keluarga Buka Suara

Keluarga lansia bernama Wiyanto Halim (89) sebelumnya telah angkat bicara dan mengutuk keras terhadap aksi pengeroyokan berujung tewasnya korban usai lansia itu dituding maling mobil di daerah Jakarta Timur. Pihak keluarga meminta pelaku dihukum berat.

"Saya minta keadilan untuk papa saya. Ini papa saya meninggal nggak wajar. Saya minta keadilan untuk papa saya," kata anak korban, Bryana Halim, saat dihubungi, Senin (24/1/2022).

Bryana telah melaporkan kasus itu ke pihak kepolisian. Dia mendesak kasus itu segera diusut hingga tuntas.

"Saya minta pemerintah untuk usut tuntas kasus papa saya," katanya.

Pengeroyokan kepada korban diketahui bermula saat korban Wiyanto Halim diteriaki maling oleh sejumlah massa. Korban saat itu tengah mengemudikan mobilnya seorang diri.

Aksi kejar-kejaran korban dengan pengendara motor sempat terjadi. HM lalu dihakimi massa di daerah Cakung, Jakarta Timur.

Pihak keluarga membantah keras tudingan maling yang dialamatkan kepada HM. Bryana menyebut mobil yang dikemudikan oleh ayahnya itu merupakan kendaraan pribadi ayahnya.

"Semuanya itu setting-an makanya kita minta coba pikir kalau papa saya curi mobil kenapa mobil papa saya dihancurin? Kalau namanya orang curi mobil yang pasti mobilnya diamankan. Tapi ini mobil papa dihancurin sampai hancur banget," katanya.

"Yang pasti itu mobil sendiri ya mobil sendiri. STNK bisa dicek tapi dibilang maling," tambah Bryana.

Simak video 'Heboh Lansia Ngebut Diteriaki Maling, Tewas Dikeroyok di Pulogadung':

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/mei)