Terungkap Alasan 6 Kursi Wakil Menteri di Kabinet Jokowi Belum Diisi

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 08 Jan 2022 08:31 WIB
Kawasan Monas
Istana Merdeka (Foto: detikcom)
Jakarta -

Posisi kosong wakil menteri di Kabinet Indonesia Maju menjadi sorotan. Menteri Sekretaris Negara Pratikno menjelaskan bahwa posisi wakil menteri (wamen) dalam beberapa kementerian memang ada secara kelembagaannya.

Pratikno menuturkan tak semua posisi wamen harus diisi. Dia mengatakan posisi wamen disediakan untuk antisipasi kebutuhan dari kementerian.

"Wakil menteri memang kelembagaannya ada. Sebagian besar kementerian, di Perpres kementeriannya itu, memang ada posisi wakil menteri. Tetapi tidak berarti selalu diisi," ujar Pratikno di Gedung Krida Bhakti Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Jumat (7/1/2022).

"Karena, memang itu digunakan untuk mengantisipasi, karena dunia ini cepat berubah, tantangan cepat berubah, sering kali ada hal-hal yang tidak terduga," imbuhnya.

Pratikno mengatakan, apabila sebuah kementerian dalam situasi tertentu memerlukan seorang wakil menteri, maka posisi tersebut bisa diisi. Menurutnya, Presiden Jokowi memang menetapkan kebijakan dimaksud.

"Mungkin ada kementerian yang dalam situasi tertentu kemudian butuh wakil menteri, posisinya itu ada. Tapi, kalau tidak diperlukan, ya tidak perlu diadakan, tidak perlu diisi. Itulah kebijakan Bapak Presiden mengenai wakil menteri," imbuhnya.

Belum Ada Rencana Isi Kursi Kosong 6 Wamen

Terkait adanya 6 posisi wamen yang kosong di beberapa kementerian, Pratikno mengatakan hingga saat ini belum ada rencana penambahan wamen sama sekali. Menurutnya pengisian posisi wamen tetap didasari pada kebutuhan dan beban kerja masing-masing kementerian.

"Setahu saya belum ada rencana penambahan wamen sama sekali. Sekali lagi, kan kita lihat situasinya. Misalnya, sekarang ini load-nya berat di (Kementerian) Kesehatan, dan di situ sudah ada wamennya. Jadi sementara ini nggak ada, belum ada rencana," ungkapnya.

Terkait posisi Wakil Mensesneg, Pratikno pun menjawab tidak ada rencana untuk menambah posisi wakil. Menurutnya, saat ini Sekretariat Negara secara lembaga sudah kuat.

"Nggak, kita tidak ada rencana di Kementerian Sekretariat Negara ada wakil menteri. Kan kita timnya sudah kuat, ada Menteri Sekretaris Negara, ada Sekretaris Kabinet, dan ada Kantor Staf Presiden. Jadi nggak ada, di Kementerian Sekretariat Negara nggak ada rencana itu sama sekali," tandasnya.

Lihat juga video 'Mensesneg: Belum Ada Rencana Penambahan Wakil Menteri':

[Gambas:Video 20detik]



Simak halaman selanjutnya