Sekjen PDIP: Mensos Risma Pengalaman Cukup Luas, Tak Perlu Wamen

Anggi Muliawati - detikNews
Jumat, 07 Jan 2022 18:05 WIB
Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto
Hasto Kristiyanto (Anggi Muliawati/detikcom)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu meneken Perpres yang mengatur posisi Wakil Menteri Sosial atau Wamensos. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan Wamensos dirasa tidak diperlukan jika Mensosnya Tri Rismaharini (Risma).

"Kalau Mensos dengan kepemimpinan Bu Risma dengan pengalaman cukup luas di situ tidak diperlukan misalnya seorang wakil menteri," ujar Hasto di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (7/1/2022).

Hasto mengatakan wakil menteri dipilih bukan untuk bagi-bagi jabatan, melainkan untuk meningkatkan efektivitas dari kerja kementerian yang tidak ringan. Dia kemudian mencontohkan Wakil Menteri Luar Negeri.

"Contoh Menteri Luar Negeri kenapa ada Wamen? Karena-lebih banyak menjalankan tugas-tugas politik internasional di dalam upaya menunjukkan kepemimpinan Indonesia," ujarnya.

"Misalnya ketika menangani krisis di Myanmar itu sangat diperlukan, juga posisi politik kita sebagai big brother ASEAN dan kepemimpinan kita di Asia-Afrika itu memerlukan wakil menteri," sambungnya.

Seperti diketahui, sebelumnya Presiden Jokowi meneken Perpres Nomor 110 Tahun 2021 pada 14 Desember. Dalam Perpres tersebut diatur posisi Wamensos.

"Dalam memimpin Kementerian Sosial, Menteri dapat dibantu oleh Wakil Menteri sesuai dengan penunjukan Presiden. Wakil Menteri diangkat dan diberhentikan oleh Presiden. Wakil Menteri berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri. Wakil Menteri mempunyai tugas membantu Menteri dalam memimpin pelaksanaan tugas Kementerian Sosial," demikian isi Pasal 2 Perpres Nomor 110 Tahun 2021.

(lir/lir)