Hakim Tegur AKP Robin soal Takut Rentenir: Jangan Nanggung Kalau Ngarang!

Zunita Putri - detikNews
Senin, 22 Nov 2021 19:07 WIB
AKP Stepanus Robin (Azhar Bagas/detikcom)
AKP Stepanus Robin (Azhar Bagas/detikcom)

Jaksa terus mencecar Robin hingga dia mengungkapkan sosok Nanang. Namun, Robin mengaku tidak mengenal jelas Nanang.

"Saya tidak tahu dia (Nanang) di mana dan saya tidak mencoba mencari. Nanang pernah ke kantor ke KPK mencari saya di April awal, di Pojok Halal, saya bilang bertemu Pojok Halal, April 2021, terancam nyawa keluarga saya karena saya tahu Nanang bergaul dengan preman," ucapnya.

"Polisi kok takut sama preman?" tanya jaksa.

"Kan saya tidak bisa 24 jam menjaga keluarga saya," kata Robin.

Hakim anggota Jaini Bashir pun geram atas pengakuan Robin yang menyebut nama Nanang. Hakim ragu akan kesaksian Robin yang membawa-bawa sosok Nanang tanpa diketahui identitas jelasnya.

"Saudara jangan ngarang-ngarang ada polisi takut sama rentenir, aneh. Kalau cerita yang ngarang yang benar dari awal dikarang, ngarangnya jangan tanggung-tanggung cerita kok aneh-aneh di sini. Nggak ada cerita yang aneh-aneh," kata hakim Jaini.

Jaini pun mempersilakan Robin jika memberi keterangan berbohong. Hakim menegaskan hakim memiliki keyakinan dalam putusannya nanti.

"Silakan, kami juga punya keyakinan karena dari awal Rita juga sudah cerita dia tidak mengakui duit yang diberikan Azis Syamsuddin, Aliza juga begitu, pemberian jumlahnya mirip yang diakui itu, yang Saudara karang-karang dari Nanang kan nggak ada," tegas hakim Jaini.

AKP Robin didakwa bersama-sama dengan Maskur Husain sebagai seorang pengacara. Keduanya menerima suap Rp 11.025.077.000 (miliar) dan USD 36 ribu. Uang tersebut salah satunya berasal dari Azis Syamsuddin dan Aliza Gunado.


(zap/dhn)