5 Fakta Terungkap Usai Komplotan Rampok Modus Gembos Ban Ditangkap

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 16 Nov 2021 07:23 WIB


4. Korban Diikuti Sejak di Dalam Bank

Brigjen Yusri Yunus mengatakan modus gembos ban ini sering terjadi. Masyarakat diminta mewaspadai modus gembos ban, karena pelaku sudah mengamati dari dalam bank.

"Ada yang bertugas mengawasi, melihat mana korban yang mengambil uang," kata Yusri.

Pelaku tersebut kemudian akan menyampaikan ciri-ciri calon korban yang menjadi sasaran kepada temannya yang berada di luar. Pelaku yang di luar ini bertugas membuntuti korban.

Pelaku akan berpura-pura memberitahu bahwa ban korban gembos agar korban menepi. Kemudian ada juga yang bertugas menggembosi ban.

"Nanti (pelaku) menyampaikan 'Mohon maaf, Pak, Bapak punya ban kempes', berhenti. Nanti pada saat (korban) turun ada yang mengambil barang. Nah pelaku ini sama," katanya.

5. Beraksi hingga ke Lubuk Linggau

Para pelaku disebutkan tidak hanya beraksi di Jakarta. Mereka juga melakukan perampokan modus yang sama di daerah lain.

"Enam orang ini telah lakukan di beberapa tempat mulai dari Jakarta, Lampung, Cirebon dan Lubuk Linggau. Hasil kejahatan masih dilakukan penyelidikan untuk dicari ke mana saja uangnya dan keterlibatan pihak lain masih didalami," ungkap Tubagus.

Pada 1 November 2021, para pelaku diketahui melakukan perampokan modus yang sama di Kota Bumi, Lampung, sebelum beraksi di PIK. Dua pelaku telah ditangkap di Lampung.


(mea/mea)