ADVERTISEMENT

Round-Up

Teror Ganda di Rumah Kerabat Veronica Koman

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 09 Nov 2021 07:13 WIB
Garis Polisi/Police Line. Dilarang melintas garis polisi
Ilustrasi pemasangan police line (Bagus Kurniawan/detikcom)

Kerabat Dikirimi Paket Bangkai Ayam

Di hari yang sama, kerabat Veronica Koman juga dikirimi teror. Kerabat Veronica Koman itu dikirimi bangkai ayam yang digantung di pagar halaman rumah.

"Benar, hampir sama semua. Di hari minggu yang sama. Jadi orang terduga pelaku ini menggunakan baju ojol. Jadi ada semacam indikasi kerja sama," ungkap kerabat Veronica Koman, Michael Himan, saat dimintai konfirmasi, Senin (8/11).

Tentang pelaku yang diduga menggunakan jaket ojol ini bisa jadi hanya merupakan upaya pengelabuan oleh pelaku untuk menyamarkan identitasnya.

Michael mengatakan, berdasarkan hasil CCTV yang dia lihat, ada dua pelaku yang melakukan aksi tersebut. Mereka membawa sebuah paket dan menggantungkan paket tersebut di pagar rumah kerabat Veronica Koman.

Kemudian, kerabat Veronica ini khawatir bungkusan tersebut akan mengakibatkan ledakan. Sebab, sebelumnya telah terjadi ledakan di rumah orang tua Veronica Koman.


Teror ke Veronica Koman Diduga Terkait Suara soal Papua

Sementara itu, Densus 88 Polri menduga ledakan di depan rumah orang tua Veronica Koman di Jakarta Barat terkait dengan sikap Veronica soal Papua. Ledakan tersebut diduga untuk menyampaikan pesan ancaman bagi penghuni rumah.

"Tambahan barang bukti berupa pesan tertulis yang menyinggung masalah perbuatan Veronica Koman yang membela kelompok KKB di Papua yang ditemukan di garasi rumah orang tua dari Saudari Veronica Koman. Diperkirakan merupakan bentuk ancaman terhadap penghuni rumah terkait tindakan-tindakan Veronica Koman," kata Kabag Bantuan Operasi Densus 88 Kombes Aswin Siregar kepada wartawan, Senin (8/11).

Tim Densus 88 sudah mendatangi lokasi ledakan dan mengumpulkan informasi. Namun Densus 88 belum bisa menyimpulkan ledakan tersebut berasal dari bom.

"Belum dapat disimpulkan bahwa benda yang mengeluarkan suara ledakan itu adalah bom, sebagaimana bahan-bahan bom yg biasa digunakan kelompok teror yang ada, dan dari pantauan jaringan kelompok teror yang kita monitor belum menunjukkan keterkaitan dengan peristiwa ini," ujar Aswin.

Aswin mengatakan tim Densus 88 dan Polres Jakbar masih terus bekerja menangani insiden ledakan di depan rumah orang tua Veronica Koman. Keterangan saksi dan bukti masih dikumpulkan.

"Kami sedang menyelidiki hal ini pak. Meskipun ada bukti berupa surat di TKP yang menyebutkan hal tersebut, kami masih harus mengumpulkan bukti-bukti terkait hal ini," ujar Aswin.


(mea/mea)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT