Round-Up

Kabar Terkini Geger Keracunan 'Rice Box PSI' Diusut Polisi

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 27 Okt 2021 06:44 WIB
ilustrasi wanita sakit perut
Ilustrasi (Foto: iStock)
Jakarta -

Sebanyak 35 warga Koja, Jakarta Utara (Jakut), diduga keracunan usai menyantap nasi kotak berlogo Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Polisi pun telah mendalami kasus tersebut.

Dugaan keracunan ini awalnya diungkap oleh Ketua RW 006 Koja, Suratman. Suratman menjelaskan, pada Minggu (24/10), sekitar 80 warga menerima nasi boks berlogo PSI. Nasi itu bermenu nasi, telor, buncis, dan orek tempe.

Sekitar 2 jam kemudian, beberapa warga mulai merasakan gejala mual, pusing, dan muntah-muntah hingga akhirnya dilarikan ke RSUD Koja.

"Kurang-lebih 2-3 jam baru merasakan gejala mual," ucap Suratman kepada wartawan, Senin (25/10/2021).

Dari 35 orang yang keracunan, 24 orang dirawat di RSUD Koja. Beberapa warga sudah dibolehkan pulang dari RS.

"Ada yang berobat, ada yang menahan saja. Jadi yang di RS ada 24 orang. Jadi untuk saat ini yang dirawat 5 orang, selebihnya sudah diizinkan pulang," ujarnya.

Respons PSI

PSI pun buka suara mengenai insiden itu. PSI mengatakan pihaknya tidak membuat makanan yang dibagikan dalam bentuk rice box tersebut.

"PSI tidak membuat makanan yang dibagikan dalam bentuk rice box tersebut. Kami membagikan dan menghimpun dukungan program rice box ini dari publik, bekerja sama dengan warung-warung dan UMKM," ujar Sekretaris DPW PSI DKI Jakarta Elva Farhi Qolbina kepada wartawan, Senin (25/10).

Elva mengatakan rice box PSI mendukung UMKM yang terdampak pandemi dan kami membeli makanan dari UMKM tersebut agar ekonomi kerakyatan semakin menggeliat. Dia mengatakan sudah lebih dari 300 ribu rice box yang dibagikan di seluruh Indonesia dan selama ini semua berjalan baik.

PSI pun sudah berkoordinasi dengan pihak puskesmas dan rumah sakit untuk memastikan warga yang keracunan tertangani. PSI meminta maaf atas kejadian tersebut.

"Kami mohon maaf atas hal-hal yang kita bersama tidak harapkan. Kami juga telah memberikan bantuan bagi para korban keracunan makanan," ujarnya.

Elva mengatakan pihaknya mendalami pemilik warung yang membuat makanan untuk warga itu. Pemilik warung juga telah meminta maaf ke PSI.

"Kami juga menindaklanjuti dan mendalami pemilik warung tersebut. Pemilik warung sudah menyampaikan minta maafnya juga baik kepada kami dan kepada warga-warga yang keracunan makanan. Kami akan memastikan hal serupa tidak terjadi," katanya.

Simak video 'Polisi Periksa 2 Kader PSI soal Kasus Keracunan 'Rice Box PSI'':

[Gambas:Video 20detik]