Round-up

Tak Ada Damai Bagi Kapolsek Parigi yang Perkosa Anak Tersangka

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 20 Okt 2021 20:16 WIB
Poster
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono)
Jakarta -

Kapolsek Parigi Iptu IDGN bakal diproses secara pidana buntut kasus dugaan pemerkosaan terhadap S (20), putri dari seorang tersangka kasus pencurian ternak. Pihak korban menyatakan tidak mau berdamai dengan terlapor Iptu IDGN dan meminta agar kasusnya diusut tuntas.

Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) Irjen Rudy Sufahriadi mengungkap awal mula Kapolsek Parigi Iptu IDGN melakukan bujuk rayu hingga diduga memperkosa S (20), putri dari seorang tersangka kasus pencurian ternak.

Menurut Rudy, Iptu IDGN bertemu dengan S saat menjenguk ayahnya yang tengah ditahan di Polsek Parigi atas kasus pencurian. Penahanan ayah S di Polsek Parigi terbilang cukup lama.

"Kalau ceritanya, ini awalnya itu kan sebuah tindak pidana yang dilakukan oleh orang tuanya, bertiga (bareng teman). Lalu orang tuanya ditahan di situ, sampai proses kejaksaan masih ditahan di situ," ujar Rudy dalam keterangannya kepada wartawan di Parigi Moutong, Selasa (19/10).

Iptu IDGN, yang kerap bertemu dengan S, lantas mulai melakukan pendekatan. Dia membujuk S dengan janji akan membebaskan ayah S dari tahanan.

"(Korban) Sering ketemu sama Kapolsek, akhirnya sering berhubungan dan Kapolsek melakukan kesalahan," tuturnya.



Simak Video "Kapolda Sulteng Langsung Membebastugaskan Kapolsek Parigi"
[Gambas:Video 20detik]