2 Tahun Jokowi-Ma'ruf Catatkan Capaian Baik Atasi Pandemi COVID-19

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 20 Okt 2021 12:03 WIB
Jokowi-Maruf Amin tiba di RSPAD Gatot Soebroto untuk jalani tes kesehatan sebagai syarat untuk ikut Pilpres 2019
Jokowi dan Ma'ruf Amin (Niken Purnamasari/detikcom)
Jakarta -

Jalannya dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin diwarnai oleh pandemi COVID-19. Jokowi-Ma'ruf mencatatkan capaian-capaian baik dalam mengatasi pandemi virus Corona.

Capaian-capaian ini dihimpun detikcom hingga Rabu (20/10/2021).

Kasus COVID-19 pertama di Indonesia diumumkan pemerintah saat masa jabatan Jokowi-Ma'ruf berumur lima bulan, yakni pada 2 Maret 2020. Sejak saat itu, pemerintahan Jokowi-Ma'ruf menjalankan langkah-langkah penanganan seiring pandemi COVID-19 yang semakin ganas.

Wakil Presiden Ma'ruf Amin berkunjung ke lokasi urban farming atau buruan sehat alami ekonomis (SAE) di RW 3 dan RW 4, Kelurahan Pajajaran, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung.Wakil Presiden Ma'ruf Amin bermasker. (Wisma Putra/detikcom)

Akhirnya kini, situasi COVID-19 di Indonesia mulai membaik. Berikut adalah capaian-capaian baik dari pemerintahan Jokowi-Ma'ruf dalam menangani pandemi:

1. Capaian vaksinasi: peringkat 5 dunia

Indonesia kini menjadi salah satu negara dengan jumlah vaksinasi yang banyak. Namun, capaian vaksinasi Indonesia membuktikan bahwa Indonesia bisa menjadi lebih baik.

"Kalau dihitung dari jumlah orang yang divaksin sampai hari ini (25 Agustus), kita sudah nomor 4. Nomor 1 India, nomor 2 Amerika, nomor 3 Brasil, kita nomor 4 Indonesia," kata Presiden Jokowi, 28 Agustus 2021.

Presiden Joko Widodo merapikan masker yang digunakannya saat meninjau Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Presiden Joko Widodo memastikan Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran siap digunakan untuk menangani 3.000 pasien. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/Pool/aww.Presiden Joko Widodo merapikan masker yang digunakannya saat meninjau Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Presiden Joko Widodo memastikan Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran siap digunakan untuk menangani 3.000 pasien. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/Pool/aww. Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Sebelumnya, kondisi vaksinasi di Indonesia sempat dirasakan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menuai komentar miring. Namun selanjutnya, angka vaksinasi di Indonesia terus bertambah banyak.

"Indonesia yang di awalnya di-bully vaksinasinya akan selesai 10 tahun, insyaallah sekarang ranking ke-6 dunia untuk jumlah orang yang divaksinasi," kata Budi dalam siaran pers PPKM lewat kanal YouTube Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, 30 Agustus 2021.

Pada data 29 Agustus, Indonesia menjadi negara di peringkat 6 dunia dalam hal jumlah orang yang sudah divaksinasi COVID-19. Selanjutnya, ranking vaksinasi di Indonesia naik lagi pada Oktober menjadi peringkat 5 vaksinasi dunia, karena total suntikan sudah 157.707.427 dosis.

"Ini memposisikan kita di posisi ke-5 dari seluruh negara di dunia yang sudah mendapat akses vaksinasi, dari jumlah manusianya," kata Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers, Senin (11/10) pekan lalu.

Dengan capaian ini, berarti vaksinasi COVID-19 dosis pertama telah menjangkau 48,11 persen dari target 208.265.720 orang. Sedangkan dosis kedua sudah mencakup 27,62 persen.

Simak video 'Wanti-wanti Jokowi ke Bupati saat Ada Siswa Terpapar Covid-19':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya, dipuji Bank Dunia: