Detik-detik Warga Permata Buana 'Didemo' hingga 'Diusir' Oknum

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 06 Okt 2021 12:06 WIB
Jakarta -

Keluhan Hartono Prasetya alias Toni (64) soal akses jalan di depan rumahnya di Perumahan Permata Buana, Kembangan, Jakarta Barat, berbuntut panjang. Toni didatangi oleh oknum RT hingga kelurahan dan warga lainnya setelah bersurat ke Wali Kota Jakarta Barat terkait keluhannya itu.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (26/2). Toni didatangi sejumlah orang hingga merasa terintimidasi dan ketakutan.

Pengacara Toni, Oktavianus Rasubala, menyebutkan kedatangan oknum tersebut seperti demo. Toni mendapatkan pengusiran secara tidak langsung dengan dipasangi poster di pagar rumahnya.

"Jadi mereka kan katanya mau menindaklanjuti surat Wali Kota, datang beramai-ramai. Pak Toni ini panik, orang datang sebanyak itu teriak-teriak," ujar Oktavianus saat dihubungi wartawan, Selasa (5/10/2021).

Karena merasa ketakutan, Toni tidak keluar dari rumah. Namun akhirnya Toni menemui mereka di depan gerbang rumahnya yang saat itu dalam keadaan terkunci.

"Mau diambil kunci, 'Kenapa mau lari kamu', itu kan mau diambil kunci gitu loh. Karena begitu suasananya, dia (Toni) takut, akhirnya dia tetap di dalam," katanya.

Setelah itu, Toni akhirnya tidak jadi membuka pintu gerbang karena ketakutan.

"Nggak jadi dia ambil kunci, karena dianggap mau lari, dianggap tidak menghormati. Karena dia takut mau buka, keadaan begitu lho. Ya sudah, dia layani mereka di balik pintu gerbang," jelasnya.

Simak detik-detik dugaan persekusi terhadap Toni di halaman selanjutnya