Round-Up

Duduk Perkara Warga Permata Buana Dipersekusi Usai Surati Wali Kota

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 06 Okt 2021 08:27 WIB


Toni 'Diusir' Warga

Setelah mengirimkan surat tersebut, menurut Oktavianus, kliennya dipersekusi. Oknum RT dan sejumlah warga lainnya mendatangi Toni hingga memasang poster pengusiran bertulisan 'Usir Toni dari Permata Buana' dan 'Tinggal di Hutan Kalau Mau Sepi dan Tidak Mau Bersosialisasi dengan Tetangga dan Warga'.

Menurut Oktavianus, perlakuan pelaku terhadap kliennya mirip seperti demo.

"(Toni) di dalam pagar, di pekarangan di rumah, pintu gerbangnya itu digoyang-goyang, kayak demo," ucapnya.

Toni kemudian keluar dan menemui warga bersama RT tersebut. Dalam video yang diterima, seorang petugas saat itu menjelaskan bahwa RT hendak menemui Toni, namun Toni tidak membukakan pintu dan malah masuk ke dalam rumah. Padahal saat itu Toni hendak mengambil kunci pagar rumahnya.

"Klien saya sudah renta, sudah usia, dia pikir kok ramai-ramai mau apa? Mau keluar dia nggak jadi, lagi ngobrol di depan pintu tiba-tiba bergantung poster dua biji 'Usir Toni' pakai kardus gede, 'Usir Toni keluar dari sini, tinggal di hutan'," kata Oktavianus membacakan kembali tulisan di poster.

Baca di halaman selanjutnya oknum RT diduga menggerakkan warga untuk mendatangi rumah Toni.