Round-Up

5 Ulah Tukang Tambal Ban Sebar Ranjau Paku di Gatsu Bikin Resah

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 24 Sep 2021 22:01 WIB
Polisi tangkap tukang tambal ban yang tebar ranjau paku di Jl Gatsu
Polisi menangkap tukang tambal ban nakal yang menebar ranjau paku di Jl Gatsu, Jakarta. (Yogi/detikcom)
Jakarta -

Ulah penebar ranjau paku di jalanan kerap kali membikin resah para pengendara, khususnya motor. Ranjau paku membuat ban bocor sehingga perjalanan pengendara pun terganggu.

Baru-baru ini polisi menangkap penebar ranjau paku payung yang beraksi di Jalan Gatot Subroto. Pelaku rupanya adalah tukang tambal ban.

Berikut fakta-fakta ulah tukang tambal ban si penyebar ranjau paku yang dirangkum detikcom:

Tukang Tambal Ban

Pelaku berinisial BIP (43) ini tertangkap tangan oleh warga dan polisi setelah menebar ranjau paku di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, pada Rabu (22/9) dini hari.

"Yang bersangkutan adalah operator atau yang bergerak di bidang perbengkelan atau tukang tambal ban," kata Kapolsek Tebet Kompol Alexander Yurikho di Polsek Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (24/9/2021).

Tidak seperti bengkel yang memiliki lapak tetap, pelaku berkeliling dan berpindah-pindah tempat. Dia mangkal di pinggir jalan yang sudah dia sebar ranjau paku.

"Yang bersangkutan bengkelnya tidak tetap, tapi bergerak, portabel. Jadi kompresor dan alat macamnya itu ditumpangkan di gerobak.


Getok Harga Ban Dalam 3 Kali Lipat

Motif pelaku tentu saja mencari untung. Dengan adanya pengendara yang bannya bocor, pelaku memanfaatkannya untuk meraup keuntungan berkali lipat.

Pelaku tidak hanya menyediakan jasa tambal ban, tetapi juga menjual ban dalam. Korban yang dia peroleh dari ranjau paku ini bisa 3-4 orang pengendara per hari.

"Pelaku jual layanannya tidak wajar. Ban dalam pasarannya biasanya harga Rp 20 ribu, tapi dengan biaya di bengkel yang bersangkutan biaya Rp 75 ribu. Artinya, hampir tiga kali lipat," kata Alex.


Ranjau paku yang disebar tak biasa, simak di halaman selanjutnya....