Awas Ban Bocor! Pelaku Sebar Setengah Kilo Ranjau Paku di Gatsu

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 24 Sep 2021 21:19 WIB
Polisi tangkap tukang tambal ban yang tebar ranjau paku di Jl Gatsu
Polisi menangkap tukang tambal ban yang menebar ranjau paku di Jl Gatsu, Jakarta. (Yogi/detikcom)
Jakarta -

Polisi mengungkap BIP (43), tukang tambal ban nakal, kerap menyebar ranjau paku payung di Gatot Subroto dan MT Haryono. Dalam sekali kesempatan, pelaku bisa menebar setengah kilogram ranjau paku di jalanan.

"Per tiga atau empat hari sekitar setengah kilogram (paku ditebar pelaku)," kata Kapolsek Tebet Kompol Alexander Yurikho saat dihubungi, Jumat (24/9/2021).

Aksi pelaku telah berlangsung selama sebulan terakhir. Alex menyebut pelaku kerap menebar ranjau paku payung di sepanjang Jalan MT Haryono hingga Gatot Subroto.

Alex menambahkan pelaku melihat peluang dari mulai meningkatnya mobilitas warga di jalan seiring menurunnya level PPKM di Jakarta. Jalan-jalan yang ditebar ranjau paku pelaku itu diketahui ruas jalan dengan mobilitas warga yang tinggi.

"Pelaku baru menjalankan aksinya sebulan. Dia menyadari bahwa mobilitas masyarakat mulai ramai melalui jalan arteri Ibu Kota, yaitu di Jl MT Haryono dan Jl Gatot Subroto, seiring penurunan status PPKM dalam penanganan pandemi COVID-19," terang Alex.

Ranjau paku yang digunakan pelaku pun diketahui bukan paku yang kerap digunakan warga. Pelaku membuat ranjau paku itu dari rangka payung yang dipotong menjadi ukuran 5-10 cm.

Paku yang telah terpotong itu kemudian dibakar pelaku dengan ban bekas sehingga warnanya berubah menjadi hitam.

"Jadi paku berongga yang berasal dari rangka payung tersebut berwarna hitam kelam persis seperti warna aspal," tutur Alex.

Pelaku BIP diketahui merupakan tukang tambal ban keliling. Alex mengungkap motif ekonomi di balik aksi pelaku. Tiap kendaraan yang bannya rusak dan menyewa jasa bengkel pelaku bakal dikenai harga tiga kali lipat lebih mahal.

"Pelaku jual layananya tidak wajar. Ban dalam pasarannya biasanya harga Rp 20 ribu, tapi dengan biaya di bengkel yang bersangkutan biaya Rp 75 ribu. Artinya hampir tiga kali lipat," jelas Alex.

Pelaku berhasil ditangkap polisi di daerah MT Haryono, Jakarta Selatan, setelah melakukan aksinya pada Kamis (23/9) sekitar pukul 01.00 WIB. Tersangka BIP ini pun dijerat dengan Pasal 292 KUHP tentang perusakan fasilitas umum dengan ancaman 9 tahun penjara.

(ygs/mea)