Kronologi Penganiayaan Anggota DPRD Tangerang Epa Emilia Versi Pelapor

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Jumat, 24 Sep 2021 19:37 WIB
Ilustrasi penganiayaan (dok detikcom)
Ilustrasi pengeroyokan (Foto: dok. detikcom)

Disodori Surat Damai

Setelah kejadian tersebut, mulanya Jopie berniat mengobati luka-lukanya secara mandiri ke puskesmas. Namun Epa Emilia menahannya dan malah menyodorkan surat pernyataan damai.

"Saya mau berobat, ditahan, jangan pergi, tunggu, hampir 1 jam. Baru berangkat karena rupanya sibuk cari meterai karena udah malam, terus disodorkan surat damai," terang Jopie.

Dalam keadaan tertekan, Jopie pun akhirnya menandatangani surat perjanjian damai tersebut.

"Karena dalam keadaan tertekan, saya tanda tangani (surat damai)," kata Jopie.

Akhirnya Jopie dibawa Epa ke rumah sakit untuk menjalani beberapa perawatan. Akibat kejadian tersebut, bagian kepala Jopie harus dijahit setelah dihantam gagang senpi oleh Pabuadi.

"Tapi akhirnya cuma dijahit saja," cerita Jopie.

Belakangan Jopie melaporkan Epa Emilia ke polisi. Epa Emilia juga melaporkan balik Jopie setelah mengetahui dirinya dipolisikan.


Halaman selanjutnya, kronologi versi Epa Emilia