Kasus Muhammad Kace yang Bikin Dia Ditahan di Rutan Bareskrim

Tim detikcom - detikNews
Senin, 20 Sep 2021 13:02 WIB
Kasus Muhammad Kace yang Bikin Dia Ditahan di Rutan Bareskrim
Muhammad Kace (Dok. istimewa)
Jakarta -

Kasus Muhammad Kace kembali disorot pasca heboh soal laporan penganiayaan yang dialaminya. Dia melapor ke polisi lantaran mengalami penganiayaan saat berasa di tahanan rutan Bareskrim Polri.

Setelah ditelusuri, Muhammad Kace disebut mengalami pemukulan hingga wajah dan tubuhnya dilumuri kotoran manusia. Sosok Irjen Napoleon Bonaparte, terdakwa kasus korupsi, diduga menjadi pelaku penganiayaan.

Muhammad Kace membuat laporan polisi (LP) yang terdaftar dalam LP bernomor LP:0510/VIII/2021/Bareskrim yang dibuat pada 26 Agustus 2021 atas nama Muhamad Kosman.

Dengan mencuatnya insiden penganiayaan, kasus Muhammad Kace tak lepas dicari tahu. detikcom merangkumkan ulasannya berikut ini.

Kasus Muhammad Kace: Video YouTube Bermuatan SARA

Kasus Muhammad Kace bermula dari video-video YouTube miliknya yang viral di media sosial. Muhammad Kace menyampaikan berbagai muatan konten yang menistakan agama islam, salah satunya saat menyebut nabi Muhammad SAW sebagai pengikut jin.

"Karena memang Muhammad bin Abdullah ini pengikut jin," ujarnya dalam tayangan di akun YouTube Muhammad Kace berjudul 'Kitab Kuning Membingungkan' yang diunggah pada 19 Agustus 2021.

Video YouTube berjudul 'Sumber Segala Dusta' juga disorot. Ia kembali membawa Nabi Muhammad dan dikaitkan dengan jin.

"Muhammad ini dekat dengan jin, Muhammad ini dikerumuni jin, Muhammad ini tidak ada ayatnya dekat dengan Allah," katanya.

Tak berhenti di situ, Muhammad Kace juga mengganti ucapan salam dalam Islam. Ia juga mengubah kalimat-kalimat yang menyebut Nabi Muhammad SAW.

"Assalamualaikum, warrahmatuyesus wabarakatu. Alhamduyesus hirabbilalamin, segala puji dinaikkan ke hadirat Tuhan Yesus, Bapa di surga yang layak dipuji dan disembah," ucap Muhammad Kace di dalam video yang diunggahnya di channel YouTube.

Kasus Muhammad Kace: Dikecam Pengurus MUI

YouTuber Muhammad Kace dikecam oleh pengurus MUI. Hal ini lantaran video-videonya dinilai menistakan agama Islam.

"Beredarnya video M Kace melalui kanal YouTube telah nyata-nyata menistakan agama Islam. Selain M Kece, ada beberapa orang teman obrolannya juga menistakan agama Islam," kata pengurus Lembaga Dakwah PBNU yang juga Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI Abdul Muiz Ali dalam keterangannya, Sabtu (21/8/2021).

Abdul Muiz Ali mengutuk keras segala ucapan Muhammad Kace dan orang-orang yang terlibat dalam diskusi virtual, termasuk dalam akun Muhammad Kece dan akun MurtadinIndonesia. Ia meminta aparat segera mengusut kasus tersebut.

"Ucapannya yang melanggar hukum. Jika aparat tidak segera menangkapnya, khawatir umat Islam akan menampakkan kemarahannya," tegasnya.

"Narasi-narasi yang dilontarkan MK berpotensi tinggi memecah belah kerukunan umat beragama dan merusak integrasi bangsa," sambungnya.

Kasus Muhammad Kace: Para Ulama-Kiai Laporkan Akun YouTube

Pada 21 April lalu, para ulama dan kiai mendatangi SKPT Polda Jawa Timur untuk melaporkan akun YouTube Muhammad Kece. Aksinya dilaporkan lantaran sangat meresahkan dan mengandung unsur kebencian terhadap Nabi Muhamad.

"Dan masih banyak beberapa unsur yang dapat dipidanakan dari materi yang disampaikan oleh Muhammad Kece dalam konten dengan judul 'Sumber Segala Dusta'," ujarnya.

"Dari beberapa hal tersebut di atas, setidaknya Muhammad Kece telah memenuhi unsur pidana Pasal 156 huruf a KUHP (Penistaan Agama) juncto Pasal 28 ayat 2 UU ITE," sambung Abdul Muiz Ali.

Lihat juga video 'Muhammad Kece Dianiaya Sesama Tahanan di Rutan Bareskrim':

[Gambas:Video 20detik]



Selengkapnya soal Kasus Muhammad Kace di halaman berikut ini.