Analisis Kriminolog soal M Kece Dianiaya Irjen Napoleon di Rutan

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Minggu, 19 Sep 2021 08:46 WIB
YouTuber Muhammad Kece
Muhammad Kece (dok ist)
Jakarta -

Bareskrim Polri mengungkap bahwa Muhammad Kosman alias Muhammad Kece dipukul oleh Irjen Napoleon Bonaparte di dalam rumah tahanan (rutan). Pakar kriminologi menganalisis pemukulan Muhammad Kece oleh Irjen Napoleon.

Kriminolog Universitas Indonesia (UI), Iqrak Sulhin, menilai perlu dibongkar motif Irjen Napoleon sehingga memukul Muhammad Kece. Iqrak menilai isu terjaminnya hak-hak para tahanan perlu diperhatikan.

"Kita kan tidak tahu motifnya apa ya, cuma sebenarnya salah satu hal yang selalu jadi perhatian kalau dalam konteks tempat-tempat penahanan itu adalah sejauh mana hak-hak dari tahanan itu bisa terjamin," kata Iqrak kepada wartawan, Sabtu (18/9/2021).

Lokasi penahanan seperti rutan sifatnya tertutup dan diawasi 24 jam. Iqrak menilai meski ada petugas yang berjaga, tentu sesuatu yang juga sulit diawasi, hal ini pun menjadi isu juga terjadi di lembaga pemasyarakatan.

"Artinya ini memang, kalau saya sih melihat dalam konteks yang lebih besar, bahwa semestinya itu tidak terjadi, dan berarti ada perhatiannya justru pada sejauh mana rutan memberi hak dari para tahanan untuk tidak mendapatkan kekerasan, baik yang dilakukan oleh petugas, maupun yang dilakukan oleh sesama tahanan," ujarnya.

Selain itu, Iqrak menilai di dalam rumah tahanan setiap tahanan statusnya sama dan tidak ada perlakuan istimewa bagi tahanan tertentu. Oleh sebab itu, Iqrak menilai ada indikasi pemukulan yang dilakukan Irjen Napoleon ada motif tertentu.

"Saya kira dalam setiap tahanan tentu statusnya sama mustinya, itukan prinsip dalam penahanan, semua tahanan diperlakukan sama, tidak ada yang istimewa. Tapi bahwa ada tahanan yang mungkin melakukan kekerasan, ya bisa jadi ada motif-motif tertentu yang bisa jadi kita tidak tahu apa," ucapnya.

Iqrak enggan berspekulasi jika ada kecolongan dari petugas jaga tahanan sehingga terjadi pemukulan terhadap Muhammad Kece. Menurut Iqrak, pada umumnya kekerasan yang terjadi antartahanan terjadi bersifat ada problem pribadi.

"Saya tentu tidak mau berspekulasi, tapi biasanya kalau ada bentrok antartahanan, misalnya antartahanan berkelahi, atau antartahanan melakukan kekerasan terhadap yang lain, ya bisa jadi ada problem-problem yang bersifat individual, dalam konteks interaksi mereka di dalam tahanan itu sendiri," imbuhnya.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Saksikan video 'Muhammad Kece Dianiaya Sesama Tahanan di Rutan Bareskrim':

[Gambas:Video 20detik]