Round-Up

Harapan Coki Pardede Lepas dari Adiksi dan Dikabulkannya Rehabilitasi

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 05 Sep 2021 06:40 WIB

Coki Pardede Ajukan Rehabilitasi

Keinginan Coki Pardede untuk lepas dari ketergantungan itu kemudian diwujudkan dengan pengajuan permohonan rehabilitasi. Pada Sabtu (4/9) sore penyidik kemudian melakukan asesmen terhadap Coki Pardede.

"Jadi ada permohonan ini (rehabilitasi) kemudian kita lakukan asesmen terhadap CP dan W. Setelah asesmen itu kita lakukan rehabilitasi, tadi (kemarin-red) sore asesmennya," ujar Pratomo di kantornya, Sabtu (4/9) malam.

W atau Wely adalah kurir atau penyuplai sabu kepada Coki. Polisi menjelaskan Wely ikut direhabilitasi karena statusnya sebagai kurir sekaligus pengguna.

"Dia disuruh Coki nyari barang (sabu), dia pemakai juga karena urinenya positif. Dia kurirnya Coki," kata Pratomo.


Direhabilitasi di RSKO Cibubur

Atas rekomendasi tersebut, Coki Pardede direhabilitasi. Tidak hanya Coki, kurirnya Wely juga direhabilitasi.

"Jadi malam ini (tadi malam-red) CP dan W kita lakukan rehab," kata Pratomo.

Pratomo mengatakan Coki adalah pengguna sekaligus korban narkoba. Keduanya dipindahkan ke pusat rehabilitasi RSKO Cibubur pada Sabtu (4/9) malam.

"Permohonan ini kita terima dan selanjutnya akan dilakukan rehabilitasi di RSKO Cibubur," ujarnya.

Pantauan detikcom, Coki Pardede dikeluarkan dari Polres Metro Tangerang Kota pukul 21.49 WIB. Coki Pardede dikawal sejumlah polisi masuk ke dalam mobil.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menjelaskan status Wely sebagai kurir narkoba. Wely menjadi kurir narkoba sejak 2 tahun yang lalu.

"Dia (Wely) banyak mengenal beberapa public figure. Setelah itu kurun waktu dua tahun lebih dia mulai bermain dengan narkotika cuma sebagai kurir," ujar Yusri, Sabtu (4/9).

Coki Pardede dan Wely ditetapkan sebagai tersangka di kasus tersebut. Selain Coki dan Wely, polsi juga menetapkan status tersangka kepada Riski atau RA.


(mei/mei)