Data Perbandingan Mobilitas Jakarta dari PPKM Mikro-PPKM Level 4

Rakha Arlyanto - detikNews
Selasa, 24 Agu 2021 17:27 WIB
Jakarta -

Polda Metro Jaya menyampaikan data mobilitas warga Jakarta selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro hingga PPKM level 4. Polisi mengklaim mobilitas di Jakarta baru mengalami penurunan pada masa PPKM level 4.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan data tersebut dihitung berdasarkan volume kendaraan masuk Jakarta melalui 3 gerbang tol utama, yakni GT Halim, GT Cililitan, dan GT Tomang, serta volume lalu lintas di ruas jalan dalam kota Sudirman-Thamrin dan Jl Gatot Subroto.

Data Lalin di 3 Gerbang Tol

Perbandingan ini diambil pada saat Jakarta memberlakukan PPKM Mikro, 3 minggu PPKM Darurat, dan 5 minggu PPKM level 4.

"Dari grafik itu, mobilitas memang naik terus, mulai dari PPKM darurat minggu pertama, minggu kedua, minggu ketiga. PPKM level 4 minggu ke-1, 2, 3, 4, 5 ini memang mobilitasnya naik terus kalau kita hitung dari 3 kawasan jalan tol di jalur masuk Jakarta," kata Sambodo kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (24/8/2021).

"Bahkan, kenaikan tertinggi itu adalah di Gerbang Tol Halim yang mencapai 13% kenaikannya. Jadi bila dibandingkan dengan masa PPKM mikro naiknya 9%, kalau mundur ke belakang di bulan Juli 2021, angka mobilitas di bulan Agustus 2021 ini sudah melebihi angka di bulan Juli ketika diberlakukan PPKM mikro," tambahnya.

Sambodo melanjutkan kenaikan volume kendaraan sejak minggu kelima PPKM level 4 mengalami peningkatan dibanding pada masa PPKM mikro, tetapi tidak signifikan.

"Kalau 3 kawasan itu kita gabungkan maka, terjadi peningkatan volume sebesar 7% minggu kelima, dibandingkan minggu keempat dan kenaikan 4% dari minggu kelima PPKM level 4 dibandingkan masa PPKM mikro," paparnya.

Simak data volume kendaraan di ruas dalam kota di halaman selanjutnya