Diminta Tak Lupa Kasus Jozeph Zhang, Kabareskrim: Ya Gimana Kendala Yurisdiksi

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Selasa, 24 Agu 2021 15:56 WIB
Kabareskrim Komjen Agus Andrianto
Kabareskrim Komjen Agus Andrianto (Dok. Bareskrim Polri)
Jakarta -

Husin Shihab meminta polisi tidak melupakan kasus dugaan penistaan agama dengan tersangka Jozeph Paul Zhang. Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto merespons dengan kembali mengatakan proses hukum terhadap Jozeph Zhang terkendala yurisdiksi.

"Ya mau gimana? Kendala yurisdiksi," ujar Agus saat dihubungi, Selasa (24/8/2021).

Husin menyebut Jozeph saat ini berada di Belanda. Di Belanda, tidak ada hukum soal ujaran kebencian atau penghinaan agama seperti di Indonesia.

Sebelumnya, Bareskrim Polri memproses laporan terkait YouTuber Muhammad Kece yang dianggap menghina agama Islam. Mengenai hal tersebut, Polri diminta tak melupakan kasus Jozeph Paul Zhang.

"Ketika sudah proses surat-menyurat, bahkan disiapkan red notice buat disebarkan, namun terakhir ketika pihak kepolisian bergerak sampai ke situ, si Jozeph Paul Zhang kabur ke Belanda," kata Husin, Senin (23/8).

Dia berharap kasus Jozeph Paul Zhang tak dilupakan meski proses hukumnya terkendala oleh yurisdiksi di negara tempat Jozeph Zhang berada. Husin menyampaikan harapan agar Jozeph Zhang ditangkap.

""Kita sih berharapnya begitu, jangan hanya Muhammad Kece yang ada di Indonesia, tapi Paul Zhang. Kita inginnya itu semua ditangkap, diproses secara hukum," sambungnya.

Kasus Penistaan Agama Jozeph Zhang

Kasus dugaan penistaan agama yang menjerat Jozeph Paul Zhang sebagai tersangka berawal dari pernyataannya dalam sebuah forum diskusi via Zoom yang ditayangkan di akun YouTube pribadinya. Awalnya, Jozeph Paul Zhang membuka forum Zoom bertajuk 'Puasa Lalim Islam' dengan menyapa para peserta.

"Shalom yang ada di Afrika, di Rusia, Amerika, Kanada, ya Amerika sudah masuk. Yang ada di New Zealand, Australia, shalom semua, rahayu. Yang ada di Kamboja, juga di Thailand, Korea, luar biasa ya rombongan para nabi internasional. Tadi yang dari Kamboja mau daftar nomor 29. Saya suruh ambil nomor antrean dulu di Muenchen," ujar Jozeph Paul Zhang seperti dilihat detikcom di akun YouTube Jozeph Paul Zhang, Sabtu (17/4).

Simak kasus Jozeph Zhang di halaman selanjutnya.

Simak Video: Polri Kirim Permohonan Ekstradisi Jozeph Paul Zhang Agar Ditangkap

[Gambas:Video 20detik]