ADVERTISEMENT

Polisi: Richard Lee-Kartika Putri Sudah Dimediasi, Tak Ada Titik Temu

Yogi Ernes - detikNews
Kamis, 12 Agu 2021 16:40 WIB
dr. richard lee
Richard Lee (Instagram @dr.richard_lee •)
Jakarta -

Polda Metro Jaya menjelaskan posisi kasus Richard Lee yang dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik oleh artis Kartika Putri. Polisi menyebutkan kasus tersebut saat ini masih dalam tahap penyidikan.

Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Auliansyah menjelaskan bahwa pihaknya dalam kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan Kartika Putri ini mengupayakan keduanya berdamai, sesuai SE Kapolri.

"Terkait dengan LP yang pertama kita juga sudah berupaya sesuai dengan instruksi Bapak Kapolri," jelas Auliansyah kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (12/8/2021).

Mediasi Richard Lee dan Karika Putri juga sudah dilakukan hingga 3 kali. Tetapi sampai saat ini belum ada titik temu.

"Kita sudah lakukan mediasi, sudah beberapa kali kita lakukan mediasi, namun tidak ketemu. Jadi antara pelapor dan terlapor belum terjadi satu kesepakatan terkait dengan LP tersebut," jelasnya.

Kartika Putri sendiri belum mencabut laporannya itu.

"(Karena belum ada titik temu di mediasi) sehingga pelapor belum mencabut laporan polisinya tersebut," katanya.

Sebelum akhirnya Richard Lee ditangkap di kasus akses ilegal dan penghilangan barang bukti, polisi telah memanggil Richard Lee di kasus pencemaran nama baik.

"Jadi sudah kita lakukan mediasi sampai dengan terakhir kita untuk panggil kembali terlapor yang di LP pertama ini, namun beralasan karena situasi sedang COVID-19, itu alasannya. Kemudian banyak alasan yang bersangkutan sehingga belum kembali lagi kita mediasi. Tapi mediasi itu dari LP yang pertama sudah dilakukan sampai tiga kali mediasi tersebut tapi belum ketemu titik temu," paparnya.

Halaman selanjutnya, simak penjelasan polisi soal penangkapan Richard Lee

Simak video 'Buntut Penangkapan Richard Lee, Kartika Putri Jadi Trending Twitter':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT