Richard Lee Sempat Melawan, Polisi Tegaskan Penangkapan Sesuai SOP

Yogi Ernes - detikNews
Kamis, 12 Agu 2021 14:10 WIB
Jakarta -

Polda Metro Jaya angkat suara soal penangkapan Richard Lee, yang dinilai menyalahi aturan. Polisi memastikan penangkapan tersebut telah melalui prosedur yang berlaku.

Richard Lee ditangkap pada Rabu (11/8) di rumahnya di Palembang. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan pihaknya membantah menggunakan kekerasan dalam melakukan penangkapan kepada Richard Lee.

"Bagaimana upaya kekerasan yang disampaikan oleh beberapa, ini tidak benar. Nanti saya sampaikan semua, ada bagaimana penyidik melakukan upaya paksa sesuai dengan prosedur yang ada," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (12/8/2021).

Menurut Yusri, pihaknya telah membawa sejumlah bukti dalam melakukan penangkapan kepada Richard Lee. Pihaknya pun melibatkan sekuriti dan kepolisian setempat dalam proses penangkapan tersebut.

"Ketentuannya, kami penyidik mendatangi, memperlihatkan surat perintah, kemudian membacakan apa yang jadi hak-hak yang bersangkutan," ungkap Yusri.

Namun pihak Richard Lee ternyata tidak mengikuti prosedur yang telah dilakukan oleh petugas. Atas dasar itu, pihaknya kemudian melakukan upaya paksa sesuai prosedur.



"Tetapi memang pada saat itu yang bersangkutan tidak mau untuk ikut dengan penyidik sehingga dilakukan upaya paksa sesuai dengan aturan prosedur yang ada," jelas Yusri.

Lebih lanjut Yusri pun menanggapi soal keluhan istri Richard Lee terkait penangkapan suaminya. Menurutnya, pihaknya memiliki sejumlah bukti bahwa telah melakukan penangkapan sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

"Silakan mungkin istrinya memancing dengan seperti itu, silakan saja, tapi yang ini fakta yang kami sampaikan. Bahkan barbuknya yang kita sita handphone milik tersangka sendiri, juga ada pakaian yang digunakan pada saat dia lakukan postingan itu," jelas Yusri.

Ditangkap Terkait Akses Ilegal IG

Kasubdit Cyber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Kompol Rovan Richard Mahenu menambahkan, Richard Lee ditangkap atas kasus illegal access terhadap barang bukti yang telah disita polisi. Rovan membantah Richard Lee ditangkap atas laporan pencemaran nama baik dari artis Kartika Putri.

"Dikuatkan dengan ditetapkan berdasarkan dari PN Jaksel tanggal 8 Juli 2021 yang kemudian dibuatkan berita acara penyitaan pada 10 Juli 2021, penyidik melakukan penyelidikan dan ditemukan beberapa bukti-bukti yang kami sita telah dihapus oleh yang bersangkutan. Oleh sebab itu, kami melakukan penangkapan," tambahnya," ujar Rovan.

Atas perbuatannya itu, polisi menjerat Richard Lee dengan pasal berlapis dan dilakukan penahanan. Dia dijerat dengan Pasal 30 juncto Pasal 46 UU ITE ayat 1, ayat 2, dan ayat 3 dan di KUHP di Pasal 221 dengan ancaman 8 tahun penjara.


.

(ygs/mea)