Kata Polisi soal Kemungkinan Bakal Periksa Kejiwaan dr Lois Owien

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Senin, 12 Jul 2021 22:22 WIB
Penampakan dr Lois yang ditangkap atas dugaan sebar hoax soal COVID-19
Penampakan dr Lois yang ditangkap atas dugaan sebar hoax soal COVID-19. (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Bareskrim Polri menahan dr Lois Owien yang tersandung kasus dugaan hoax tentang COVID-19. Polisi belum berencana melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap dr Lois.

"Belum ada rencana," ujar Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto saat dihubungi, Senin (12/7/2021).

Agus menjelaskan penyidik sudah tahu apa-apa saja yang harus dikerjakan dalam melengkapi berkas perkara dugaan hoax itu. Adapun pemeriksaan kejiwaan dilakukan untuk memastikan apakah dr Lois dalam kondisi waras atau tidak dalam menyebarkan hoax COVID-19 itu.

"Nanti lihat penyidik nanti agendanya apa. Penyidik tahu yang harus dikerjakan untuk melengkapi berkas perkaranya," imbuhnya.

Dalam kasus ini, dr Lois dijerat Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45A ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau Pasal 14 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 dan/atau Pasal 14 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 dan/atau Pasal 14 ayat (1) dan Undang Nomor 4 Tahun 1984 dan/atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Sebelumnya, Bareskrim Polri menahan dr Lois yang tersandung kasus dugaan hoax tentang COVID-19. dr Lois dipindahkan dari Polda Metro Jaya ke Bareskrim malam ini.

"Laporan Dirtipidsiber (Brigjen Slamet Uliandi) dilakukan penahanan oleh penyidik," ujar Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto saat dimintai konfirmasi detikcom, Senin (12/7).

Simak video 'Penampakan Dokter Lois Owien Usai Diperiksa di Polda Metro':

[Gambas:Video 20detik]



Awal mula kasus dr Lois ada di halaman selanjutnya: