Suami Pembunuh-Kubur Istri Hamil dalam Septic Tank di Riau Ditangkap!

Raja Adil Siregar - detikNews
Rabu, 23 Jun 2021 12:51 WIB
Jasad seorang wanita ditemukan tewas dalam septic tank (Dok Istimewa)
Jasad seorang wanita ditemukan tewas dalam septic tank (Foto: dok. Istimewa)
Pekanbaru -

Terduga pelaku pembunuhan wanita hamil, Siti Hamidah, yang mayatnya ditemukan dalam galian septic tank di Kampar, Riau, ditangkap. Terduga pelaku adalah Alex Iskandar, yang merupakan suami korban.

"Iya (Alex sudah ditangkap). Tadi malam siap Magrib kami dihubungi dari Polda, sudah ketangkap. Pelakunya suami adik saya sendiri," kata abang kandung korban, Ahmad Sutanto, kepada detikcom, Rabu (23/6/2021).

Sutanto mengatakan terduga pelaku ditangkap di Nganjuk, Jawa Timur, setelah berpindah-pindah tempat. Dia mengaku belum tahu apa motif pembunuhan tersebut.

"Polisi hanya kasih tahu tersangka sudah ketangkap. Motif kenapa, apa alasan adik saya dibunuh, belum dijelaskan karena tadi malam masih di Jatim, belum dibawa ke Riau," katanya.

Penyidik, katanya, juga langsung mengirimkan foto Alex setelah ditangkap. Mereka mendapat dua foto saat Alex dibekuk dan setelah ditangkap.

"Foto-foto kami sudah dapat, tadi malam dikirim juga fotonya setelah dikasih tahu ketangkap," katanya.

Sebelumnya, penemuan mayat wanita dalam septic tank membuat geger warga Km 9 Garuda Sakti, Kampar, pada Selasa (8/6). Mayat ditemukan dalam galian septic tank saat dievakuasi jajaran Polsek Tapung.

Korban yang ditemukan tewas itu diduga dibunuh dan sedang dalam kondisi hamil. Penyidik Polsek Tapung melakukan olah TKP dan mengumpulkan sejumlah barang bukti.

"Kita dapat laporan dari keluarga korban di lokasi ada bau tidak enak. Langsung kami ke lokasi, di mana sebelumnya ada kabar si korban ini hilang," kata Kanit Reskrim Polsek Tapung Iptu Lambok Hendriko, Rabu (9/6).

"Kita dan keluarga cek, lihat ada sesuatu mencurigakan. Kita galilah dari sumber bau itu dan ditemukan mayat korban, Siti," sambungnya.

Suami-Anak Korban Menghilang

Adik kandung Siti, Siti Nur Hassanah (28), mengatakan keluarganya telah 20 hari mencari Siti setelah dinyatakan hilang pada 21 Mei 2021. Dia mengatakan suami Siti sempat ikut melakukan pencarian seolah-olah dia ditinggal istri.

"Selama 20 hari kami mencari ke rumah si A, si C. Malah suaminya ini ikut satu mobil sama kita, seakan dia korban ditinggalkan istrinya," ujar Nur kepada wartawan, Selasa (9/6).

Nur menyebut dia datang ke rumah Siti di Km 9 Garuda Sakti, Kampar. Namun rumah itu dalam keadaan kosong karena ditinggal pulang kampung oleh suami Siti.

"Suaminya pulang kampung beberapa hari ini. Kita minta kunci dititipkan ke kita, tapi dia tak mau. Kita curiga dia lebih memilih menitipkan ke karyawannya. Kita geledah, tetapi tidak ada di rumah kakak (korban)," katanya.

(ras/haf)