Polda Metro Catat 11 Kejadian Motor Masuk Tol Selama Januari-Mei 2021

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 12 Jun 2021 12:38 WIB
sepeda motor masuk tol
Ilustrasi motor masuk tol (Enggran Eko Budianto/detikcom)


Pasang Rambu

Untuk diketahui, aturan motor dilarang masuk tol tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 44 tahun 2009 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah No 15 Tahun 2005 pada Pasal 38 tentang Jalan Tol, yang berbunyi "Jalan tol diperuntukkan bagi pengguna yang menggunakan kendaraan bermotor roda empat atau lebih".

Sebagai upaya pencegahan motor masuk jalan tol, Jasa Marga telah memasang rambu-rambu sebelum memasuki akses jalan tol, pemanfaatan variable message sign (VMS) untuk sosialisasi, pemantauan melalui CCTV, dan menyiagakan mobile customer service 24 jam.

"Di samping itu, edukasi dan sosialisasi dilakukan melalui pemasangan spanduk, pemanfaatan media sosial, dan kegiatan seminar virtual," imbuhnya.



11 Kali Motor Masuk Tol

Kepala Induk Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Metro Jaya AKP Bambang Krisnadi dalam kesempatan yang sama mengungkapkan ada 11 kejadian motor masuk tol selama periode Januari-Mei 2021.

"Selama periode Januari-Mei 2021, terdapat 11 kejadian motor masuk tol, dan dilakukan penindakan berupa tilang," kata Bambang.

Bambang juga menjelaskan motor masuk jalan tol dapat ditilang sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 287 ayat 1.

Berikut bunyi pasal 287 ayat 1

"Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan yang melanggar aturan perintah atau larangan yang dinyatakan dengan Rambu Lalu Lintas atau Marka Jalan dipidana dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp 500.000."


(mei/bar)