Viral Motor Masuk Tol JORR Arah Bintaro, Sedang Dicari Polisi

Yogi Ernes - detikNews
Kamis, 20 Mei 2021 10:55 WIB
Motor masuk Tol JORR, Rabu (19/5/2021). Foto tangkapan layar video IG @warungjurnalis
Motor masuk Tol JORR (Tangkapan layar video viral)
Jakarta -

Kasus motor masuk ke tol kembali terjadi. Kali ini seorang pemotor mengakses Jalan Tol JORR ke arah Bintaro.

Dalam rekaman video viral, terlihat pemotor menggunakan jaket berwarna hitam dan helm. Pemotor tersebut melintas di bahu jalan.

Motor tersebut melaju di belakang truk yang ada di lajur 1. Tidak berapa lama, motor tersebut menyalip truk tersebut.

Setelah menyalip truk dari kiri, pemotor tersebut terus melaju. Dari penunjuk arah di lokasi, terlihat pemotor tersebut mengarah ke arah Serpong, Tangerang Selatan.

Dalam narasinya, disebutkan insiden motor masuk Tol JORR terjadi pada Rabu (19/5) sekitar pukul 11.00 WIB. Belum diketahui identitas pemotor tersebut.

Dimintai konfirmasi terpisah, Kasat Patroli Jalan Raya Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Akmal mengaku telah mengetahui peristiwa tersebut. Pihaknya kini tengah mencari pemotor tersebut.

"Ini lagi kita cari," kata Akmal saat dihubungi, Kamis (20/5/2021).

Kasus pemotor masuk tol bukan kali ini saja terjadi. Polisi sebelumnya mewanti-wanti perihal sanksi atas pelanggaran lalu lintas tersebut.

Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2005, Pasal 38 Ayat 1, disebutkan, 'Jalan tol hanya diperuntukkan bagi pengguna jalan yang menggunakan kendaraan bermotor roda empat atau lebih. Sanksi atas pelanggaran tersebut tertuang dalam Pasal 63 Ayat (6) Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan. Berikut bunyi pasal tersebut:

"Setiap orang selain pengguna jalan tol dan petugas jalan tol yang dengan sengaja memasuki jalan tol sebagaimana dimaksud dalam Pasal 56, dipidana dengan pidana kurungan paling lama 14 (empat belas) hari atau denda paling banyak Rp 3.000.000,00 (tiga juta rupiah)."

Sementara itu, sanksi atas pelanggaran tersebut juga diatur dalam Pasal 287 ayat 1 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Berikut bunyi pasal tersebut:

"Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan yang melanggar aturan perintah atau larangan yang dinyatakan dengan Rambu Lalu Lintas atau Marka Jalan dipidana dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp 500.000."

Simak juga Video: Pemotor Emak-emak yang Masuk Tol Ternyata Nyasar Gegara GPS

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/mea)