2 Driver Ojol Nyasar Masuk Tol Angke 1, Ditilang Polisi

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Minggu, 09 Mei 2021 01:40 WIB
Ilustrasi Polisi Lalu-lintas (Polantas)
Ilustrasi (Foto: Ari Saputra)
Jakarta -

Dua orang pengemudi ojek online (ojol) mengaku tak sengaja masuk ke Tol Angke 1, Jakarta Utara pada Sabtu siang. Polisi mengatakan driver ojol itu akhirnya ditilang.

"Iya (2 driver onjol masuk Tol Angke 1) sudah ditilang," kata Kasat PJR Polda Metro Jaya, Kompol Akmal saat dihubungi, Sabtu (8/5/2021).

Akmal mengatakan dua orang pelaku itu mengaku tidak tahu jalan. Dia menyebut drivel ojol itu mengira bahwa lokasi tersebut adalah jalan biasa.

"Kayak nggak tahu jalan. Dikira jalan biasa," katanya.

Sebelumnya, aksi pemotor emak-emak juga viral lantaran dengan santai men-tap e-tol dengan santuy. Emak-emak itu akhirnya juga ditilang.

Peristiwa emak-emak pemotor itu disebut terjadi pada Selasa (20/4) sekitar pukul 17.00 WIB. Dalam video viral terlihat pelaku dengan santai masuk ke jalan tol dengan melakukan tap terlebih dahulu.

Dalam video viral itu terlihat B menggunakan sepeda motor berkaus biru dan bercelana pendek. Pelaku dengan santai terlihat masuk ke ruas tol tersebut.

Perekam video yang berada di belakang pelaku pun tampak heran atas aksi pemotor tersebut. Salah seorang perekam mempertanyakan tidak adanya petugas di lokasi saat pelaku melenggang bebas masuk ke jalan tol.

Emak-emak itu akhirnya diamankan pada Senin (26/4), pemotor emak-emak berinisial B, yang merupakan warga asli Kepulauan Riau, mengaku tidak hafal jalan Jakarta sehingga bisa melintas ke ruas tol tersebut.

"Pengakuannya tidak terlalu hafal dengan jalan Jakarta. Kemudian jalan menggunakan GPS yang ada tapi diarahkan masuk ke jalan tol. Dengan polosnya kenapa masuk? Dia bilang soalnya kebetulan punya kartu tol katanya. Dia buka dengan polosnya. Dia memang bukan asli orang Jakarta, dia orang Kepri," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (27/4).

Polisi mengatakan B telah ditilang. Namun, emak-emak itu tidak ditahan.

"Karena ini pelanggaran tidak kita lakukan penahanan, tapi penilangan dengan barang bukti kendaraan motor," katanya.

(lir/lir)