Terpopuler Sepekan

Lika-liku Sinetron Suara Hati Istri Zahra Jadi Kontroversi hingga Disetop

Tim Detikcom - detikNews
Minggu, 06 Jun 2021 12:33 WIB
Jakarta -

Sinetron 'Suara Hati Istri: Zahra' mendapatkan kecaman dari berbagai pihak karena salah satu pemerannya masih berusia 15 tahun dan memerankan istri ketiga. Sinetron ini pun mendapat kecaman dari sejumlah pihak hingga artis yang memerankan istri ketiga itu berujung diganti, dan sinetron itu dihentikan sementara penayangannya.

Awalnya hal ini banyak diprotes oleh netizen. Sejumlah pihak pun melaporkan kasus ini ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Twitter @KPI_Pusat pun ramai diserbu netizen. Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) lalu menindaklanjuti aduan netizen.

"Saya teruskan ke tim pengaduan agar bisa ditindaklanjuti dengan pemeriksaan tayangan," kata Wakil Ketua KPI Mulyo Hadi Purnomo kepada detikcom, Rabu (2/6/2021).

Berikut ulasan kontroversi sinetron 'Suara Hati Istri: Zahra' yang juga mendapat atensi menteri:


Pemeran Usia 15 Tahun Diganti

Awalnya, KPI menyatakan Indosiar akan segera mengganti pemeran berusia 15 tahun yang berperan sebagai istri ketiga.

"Indosiar menerima semua masukan dan akan segera mengganti pemeran dalam tiga episode mendatang pada sinetron tersebut," ujar Wakil Ketua KPI Mulyo Hadi Purnomo, kepada wartawan, Rabu (2/6/2021).

"Terkait usia pemeran, selanjutnya akan menjadi acuan Indosiar ke depan untuk selalu mengingatkan PH (production house) agar memakai pemeran-pemeran usia di atas 18 tahun untuk peran yang sudah menikah," tutur Mulyo.

Adakah Sanksi?

KPI angkat bicara mengenai sanksi. Menurut Mulyo, harus ada rapat pleno dulu untuk menetapkan sanksi.

"Kalau soal sanksi, kan kami harus mempelajari materi tayang, terutama itu. Kedua, kami juga harus memutuskan soal sanksi dan tidaknya itu dalam rapat pleno, dan kami harus bisa menetapkan bahwa pelanggaran itu ada di dalam pasal P3 (Pedoman Perilaku Penyiaran) dan SPS (Standar Program Siaran)," ujar Mulyo Hadi Purnomo.

Mulyo menyebut ada sejumlah potensi pelanggaran. Nantinya, potensi-potensi pelanggaran itu akan dibahas di rapat pleno.

"(Potensi pelanggaran) persoalan pemanfaatan talent usia 15 yang memerankan seorang istri dengan adegan-adegan yang tampaknya belum sepatutnya, seolah yang mengarahkan pada persoalan seperti yang diungkapkan para netizen. Kedua persoalan poligami kan juga jadi sorotan, sebetulnya yang disampaikan netizen itu yang menjadi perhatian kami," jelas Mulyo.


Indosiar Buka Suara soal Pemeran

Indosiar angkat bicara terkait sinetron 'Suara Hati Istri: Zahra' yang ramai diperbincangkan. Indosiar menerima usulan KPI untuk mengganti Lea Ciarachel, artis berusia 15 tahun yang berperan sebagai istri ketiga.

"Indosiar menerima dan mengapresiasi semua masukan dan menindaklanjutinya dengan segera mengganti pemeran Zahra tersebut dalam tiga episode mendatang," ujar Direktur Program Indosiar Harsiwi Achmad dalam keterangannya, Kamis (3/6).

Harsiwi juga menjelaskan sosok Zahra di sinetron 'Suara Hati Istri'. Sosok tersebut dinarasikan berusia 19 tahun.

"Sosok Zahra merupakan seorang gadis berusia 19 tahun yang baru saja lulus SMA dan menjelang melanjutkan studinya ke jenjang universitas jurusan kedokteran," jelasnya.

Karena adanya berbagai teguran dari netizen hingga KPI, pihak Indosiar akan mengingatkan rumah produksi (production house) agar hanya melibatkan artis berusia dewasa.

"Hal ini akan menjadi acuan bagi Indosiar untuk senantiasa mengingatkan rumah produksi agar hanya melibatkan pemeran berusia 18 tahun ke atas untuk peran yang sudah menikah," imbuh Harsiwi.

"Indosiar sudah menyampaikan hal ini ke Komisi Penyiaran Indonesia," lanjutnya.