Cerita Ortu Takut Anak Keluar Rumah Saat Pandemi, tapi Malah Dibawa Wisata

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Sabtu, 22 Mei 2021 11:12 WIB
Taman Margasatwa Ragunan mulai ramai dikunjungi warga
Suasana Ragunan hari ini (Azhar Bagas Ramadhan/detikcom)
Jakarta -

Warga mulai mendatangi Taman Margasatwa Ragunan (TMR) pada akhir pekan ini. Sejumlah pengunjung terlihat membawa anak-anak meski pandemi Corona atau COVID-19 belum berakhir.

Salah satu pengunjung, Tina, mengaku sempat takut membawa anaknya untuk berwisata. Tapi akhirnya dia membawa anaknya ke Ragunan dengan berbagai pertimbangan.

"Takut sih (bawa anak), cuma ya sudahlah, sekali-sekali ajak anak. Kasihan. Kan udah setahun lebih di rumah aja gitu. Asal dijaga jauh-jauh dari orang, jadi kan kalau orang banyak kita nggak ke sana, kita milih yang sepi, gitu. Kita juga bawa hand sanitizer," kata Tina di Ragunan, Sabtu (22/5/2021).

Tina mengaku setuju bila pemerintah membuka tempat wisata saat pandemi Corona. Namun dia berharap pengunjung tetap dibatasi agar tak terlalu membeludak.

"Sebenarnya kalau sepi sih nggak apa-apa ya. Kalau banyak orang juga, janganlah. Yang penting kapasitasnya diantisipasi saja," kata Tina.

"Kalau kayak gini nih, sebenarnya aku kaget, kok ramai banget ya. Aku pikir nggak bakal seramai ini. Tadinya mau pulang saja, tapi ya sudahlah, sudah telanjur ke sini. Ke tempat-tempat yang sepi saja, deh," tambahnya.

Pengunjung lainnya, Agung, juga mengaku sempat khawatir membawa anaknya ke luar rumah. Namun akhirnya dia tetap membawa anaknya berwisata ke Ragunan.

"Sempat khawatir sih ya (bawa anak), cuma kan pandemi yang (tahun) kedua ini lebih gimana ya, sudah terbiasalah dengan keadaannya. Jadi ya sudahlah buat hiburan anak-anak," kata Agung.

Agung tidak ada mempermasalahkan jika tempat wisata dibuka di tengah pandemi asalkan protokol kesehatan (prokes) terus diterapkan.

"Kalau tempat wisatanya nggak masalah ya, cuma mungkin ya harus tetap ada protokol kesehatan dan pembatasan pengunjungnya saja tetap diatur," katanya.

Pengunjung bernama Geri mengaku tidak takut membawa anak ke Ragunan. Pasalnya, dia akan terus patuh pada prokes demi menghindari sebaran COVID-19.

"Nggak (takut) sih, kita jaga jarak saja. Antisipasinya ya kita ikuti aturannya aja, jaga jarak, jangan berkerumun," kata Geri.

Geri datang ke Ragunan karena anaknya suka dengan binatang. Anaknya yang baru berumur 1 tahun itu juga mengenakan masker.

"Karena anak saja sih (ke Ragunan), lihat binatang. Anak kan baru satu tahun setengah (umurnya)," ujarnya.

Hingga pukul 10.00 WIB ini, Ragunan telah didatangi 5.110 pengunjung. Ragunan sempat ditutup pada 16-18 Mei. Saat itu pengunjung sempat kecewa karena sudah melakukan registrasi secara online sebelumnya.

Sebagai informasi, Ragunan dibuka sampai 30 Mei 2021 dan beroperasi pada pukul 07.00 WIB hingga 14.00 WIB. Namun Ragunan akan ditutup setiap Senin.

Pengunjung yang dibolehkan masuk hanyalah yang ber-KTP DKI Jakarta. Pengunjung diwajibkan melakukan registrasi online satu hari sebelum kunjungan melalui situs resmi Ragunan.

Simak juga 'Wisatawan Melonjak Drastis, Jokowi; Hati-hati 2 Pekan ke Depan!':

[Gambas:Video 20detik]



(haf/haf)