Round-Up

5 Fakta 'Kelas Orgasme' di Bali Berdalih Yoga

Tim detikcom - detikNews
Senin, 10 Mei 2021 03:26 WIB
Setelah ditangkap imigrasi, penyelenggara kelas orgasme yang bikin heboh di Bali akhirnya dideportasi. Berikut potretnya.
Bule Kanada penggagas kelas orgasme di Bali / Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo
Jakarta -

Promosi 'kelas orgasme' di Ubud Bali bikin geger. Penggagas acara itu akhirnya diamankan dan dideportasi. Dia berdalih acara itu hanya sebatas yoga.

Berikut fakta-fakta geger 'kelas orgasme' di Bali hingga penggagasnya dideportasi:

Heboh di Media Sosial

'Kelas orgasme' ini awalnya heboh di media sosial. Informasi 'kelas orgasme' ber-tagline 'Tantric Full Body Orgasm' ini awalnya ditawarkan lewat situs eventbrite.com. Namun situs tersebut sempat tidak dapat lagi diakses.

Pada Kamis (6/5), situs tersebut masih dapat diakses. Dari situs tersebut, disambungkan ke situs dan akun media sosial Intimacy Unleashed. 'Kelas orgasme' ini menawarkan harga sebesar 20 euro dan bakal dilaksanakan pada Sabtu (8/5) dari pukul 10.00-18.00 Wita.

Dalam penawaran yang ditulis melalui situs tersebut, 'kelas orgasme' ini juga bakal dibuatkan video. Video yang dibuat akan digunakan untuk memasarkan acara tersebut di Eropa.

Rencana Diadakan 2020, tapi Ditunda

Penggagas acara ini adalah warga negara Kanada, Christopher Kyle Martin. Dia mengaku acara bertajuk 'Yoga Tantric Full Body Orgasm' sebenarnya sudah lama diklankan.

"Christopher Kyle Martin mengakui bahwa acara Yoga Tantric Full Body Orgasm sudah lama diiklankan dan lupa dihapus. Acara Yoga tersebut rencananya diselenggarakan pada tahun 2020 di Karma House of Tattoos," kata Kakanwil Kemenkumham Bali, Jamaruli Manihuruk dalam jumpa pers, Minggu (9/5/2021).

Lihat juga video '12 Pasangan Bukan Suami-Istri di Ciamis Digerebek Satpol PP':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2