Round-Up

5 Strategi Demi Kerumunan Tanah Abang Tak Terulang

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 04 Mei 2021 06:06 WIB
Kondisi Pasar Tanah Abang, Jakpus pagi in.
Pasar Tanah Abang (Foto: Kadek Melda Luxiana/detikcom)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta bersama unsur TNI dan Polri berbenah usai kerumunan pengunjung di Pasar Tanah Abang Jakarta Pusat disorot banyak pihak. Beragam strategi pun dilakukan demi mencegah kerumunan terulang.

Kebijakan untuk mencegah kerumunan mulai diterapkan pada Senin (3/5/2021). Pengendalian dilakukan mulai dari skema perjalanan masyarakat hingga jam tutup Pasar Tanah Abang.

1. TNI dan Polri Jaga Pasar dan Stasiun Tanah Abang

Sejumlah aparat dari TNI-Polri hingga Satpol PP menjaga Stasiun Tanah Abang Jakarta Pusat. Mereka berjaga untuk mencegah kerumunan calon penumpang KRL di area stasiun terulang.

Pantauan detikcom, Senin (3/5/2021), di Stasiun Tanah Abang, aparat keamanan berjaga di seluruh sisi, mulai pintu masuk hingga area dalam stasiun. Mereka mengingatkan terus kepada calon penumpang KRL untuk tidak membuat kerumunan.

Aparat juga meminta calon penumpang yang datang atau hendak masuk ke dalam kereta untuk tidak berlama-lama di stasiun.

Petugas pun meminta calon penumpang itu segera masuk ke peron. Namun calon penumpang yang habis berbelanja dari Pasar Tanah Abang itu harus menunggu kawannya lebih dulu.

Penumpang yang hendak menuju ke Parung, Bogor, itu diperingatkan agar menunggu di area stasiun tidak lebih dari setengah jam. Jika lebih dari itu, dia diminta menunggu di area luar stasiun.

2. KRL Tak Berhenti di Stasiun Tanah Abang

Sejak Senin (3/5), Stasiun Tanah Abang tidak melayani naik dan turun pengguna KRL pukul 15.00-19.00 WIB.

"Hal ini diambil guna mengantisipasi penyebaran COVID-19 dari adanya kepadatan aktivitas masyarakat di kawasan Tanah Abang," kata VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba, dalam keterangan tertulis, Senin (3/5/2021).

Dengan adanya kebijakan tersebut, para pengguna KRL yang biasanya naik dan turun di Stasiun Tanah Abang pada waktu tersebut agar dapat menyesuaikan kembali perjalanannya. Sebagai alternatif, bagi pengguna KRL tujuan Stasiun Rangkasbitung, Parungpanjang, Serpong dapat naik dan turun di Stasiun Palmerah.

"Sementara itu bagi pengguna KRL tujuan Stasiun Depok, Bogor, Nambo dan Stasiun Jatinegara dapat memanfaatkan untuk naik dan turun di Stasiun Karet, Stasiun Duri, maupun Stasiun Angke," katanya.

"Selain pada lintas pelayanan dan waktu-waktu tersebut layanan KRL berlangsung normal seperti biasanya," tambahnya.

Simak video 'Pusat Perbelanjaan Penuh, Satgas Khawatir Muncul Klaster COVID-19 Baru':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2 3