Cegah Kerumunan, Jam Tutup Pasar Tanah Abang Lantai Ganjil-Genap Dibedakan

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Senin, 03 Mei 2021 15:30 WIB
Pasar Tanah Abang ramai dikunjungi pengunjung, Sabtu (1/5/2021) siang
Foto: Pasar Tanah Abang ramai dikunjungi pengunjung, Sabtu (1/5/2021) siang (Fathan/detikcom)
Jakarta -

Perumda Pasar Jaya menetapkan aturan baru soal jam tutup Pusat Grosir Pasar Tanah Abang mulai hari ini. Penutupan kios-kios di dalam pasar dilakukan secara bertahap untuk mencegah penumpukan pengunjung yang hendak keluar.

Dirut Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin mengatakan jam tutup untuk kios yang berada di lantai ganjil berlaku pukul 16.00 WIB. Sedangkan untuk kios yang berada di lantai genap, jam tutup berlaku pada pukul 17.00 WIB.

"Selain itu mulai sore ini penutupan lebih cepat terhadap kios diberlakukan di Pasar Tanah Abang. Toko yang berada di lantai ganjil diminta tutup jam 4 sore dan yang berada di lantai genap tutup jam 5 sore. Hal ini untuk mencegah penumpukan keluar pengunjung secara bersama," kata Arief kepada wartawan, Senin (3/5/2021).

Arief berharap kebijakan ini dapat berjalan maksimal. Pengamanan dari aparat gabungan di sekitar pasar terbesar se-Asia Tenggara itu juga bakal diperketat demi mencegah kerumunan saat pandemi COVID-19.

"Dengan berbagai upaya tersebut maka protokol kesehatan bisa dijalankan semaksimal mungkin. Petugas masih akan terus disiagakan beberapa hari ke depan yang menjadi waktu teramai masyarakat yang datang untuk berbelanja. Setiap tahunnya sudah menjadi budaya warga dari seluruh nusantara hingga ke luar negeri membeli baju Lebaran di pasar terbesar se-Asia Tenggara ini," katanya.

Arief mengatakan petugas di lapangan akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengurangi pengunjung yang berbelanja ke Pasar Tanah Abang. Arief menegaskan pengetatan pengawasan pengunjung tidak hanya dilakukan di Pasar Tanah Abang saja, tapi juga di pasar yang berada di bawah naungan Perumda Pasar Jaya.

"Petugas di lapangan juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait dalam rangka mengurai banyaknya pengunjung yang berbelanja ke Pasar Tanah Abang. Pengetatan pengawasan aktivitas pengunjung pasar ini tidak hanya di Pasar Tanah Abang saja melainkan juga dilakukan di seluruh pasar yang berada di bawah naungan Perumda Pasar Jaya yang ada di Jakarta. Hingga hari ini kondisi seluruh pasar berada dalam kondisi yang aman dan relatif terkendali," tuturnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuat kebijakan jam penutupan Pasar Tanah Abang dibagi menjadi dua sesi. Hal ini dilakukan setelah terjadi lonjakan pengunjung di Pasar Tanah Abang.

"Jadi mulai sore ini pasar akan ditutup dengan dibagi, ada yang tutup jam 4 dan ada yang tutup jam 5 untuk menghindari keluar bersamaan dan kemudian menuju pada titik yang hampir sama," kata Anies saat jumpa pers di Pasar Tanah Abang, Minggu (2/5).

Anies mengatakan kerumunan di Tanah Abang pada Sabtu (1/5) mencapai 80 ribuan pengunjung. Dan, lanjut dia, setengah dari pengunjung itu menggunakan kereta api.

Maka pengawasan juga akan dilakukan di sekitar stasiun Tanah Abang. Anies mengatakan kereta tidak akan berhenti di Stasiun Tanah di jam tertentu.

"Jadi sore ini pun pengendalian akan dilakukan di kawasan pasar maupun sekitar stasiun. Nanti petugas akan mengendalikan agar antrean masuk stasiun mengikuti protokol kesehatan," ujar Anies.

(whn/haf)