Curhat Pengacara 'Korban' Rohadi: Setor Duit Jutaan-Tetap Kalah di Pengadilan

Zunita Putri - detikNews
Kamis, 25 Mar 2021 15:46 WIB
Rohadi
Rohadi (Foto: Ari Saputra-detikcom)
Jakarta -

Tiga orang saksi yang berprofesi sebagai pengacara menceritakan perkenalannya dengan mantan panitera pengganti PN Jakarta Utara, Rohadi. Mereka juga mengaku pernah berurusan dengan Rohadi dengan harapan perkara mereka 'dibantu'.

Saksi pertama adalah Zuhro Nurindahwati yang berprofesi sebagai pengacara, dia mengaku pernah mengirimkan uang Rp 10 juta ke Rohadi terkait perkaranya di Mahkamah Agung (MA). Namun, setelah uang itu dikirimkan tidak ada kelanjutan dari Rohadi.

"BAP: Apakah Saudari pernah kirimkan uang ke Rohadi? Jawabannya, bahwa benar saya pernah kirimkan uang ke Rohadi, sebanyak Rp 10 juta pada tanggal 13 Juli 2013, adapun kronologinya, awalnya Rohadi telepon saya, dan menanyakan ke saya 'ada yang perlu dibantu bu', saya jawab 'ada pak saya lagi tangani perkara'," ujar jaksa KPK Takdir Suhan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (25/3/2021).

"Dijawab Rohadi 'daripada ibu bolak-balik ke Jakarta, saya bantu lihat di Jakarta apakah perkaranya sudah diregister. Setelah itu saya kirim operasional Rp 10 juta ke Rohadi, dan atas permintaan Rohadi. Sekitar seminggu kemudian tidak ada kabar, maka saya putuskan untuk hubungi dia menanykan perkara di MA," papar jaksa.

Zuhro pun mengamini BAP itu. Dia mengaku setelah dia memberikan uang Rp 10 juta, Rohadi tidak memberikan kejelasan atas kasus yang ditanganinya, putusan PK juga menolak permohonan Zuhro.

"Tidak jelas. Setiap saya tanya belum belum diputus. (Putusannya) nggak sesuai. (Uang dikembalikan) tidak," ungkap Zuhro.

Senada dengan Zuhro, pengacara bernama Otto De Ruitter juga menceritakan hal yang sama. Dia mengaku pernah mendatangi Rohadi ke rumahnya agar dibantu mengurus perkaranya di MA.

"Saya waktu itu jalan-jalan ke MA. Ada beberapa teman lah di sana. Saya pengacara, saya tanya-tanya saya sedang urus case, lalu orang bilang ada namanya Rohadi bisa bantu-bantu di PN Jakarta Utara, saya tanya rumahnya di mana, lalu saya datang ke sana," ujar Otto saat bersaksi.

Selanjutnya
Halaman
1 2