Keluarga Korban Semanggi Kasasi Lawan Jaksa Agung, Kejagung Siap Hadapi

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Jumat, 12 Mar 2021 14:30 WIB
Jamdatun Fery Wibisono (Wilda-detikcom)
Jamdatun Fery Wibisono (Wilda/detikcom)
Jakarta -

Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan siap menghadapi kasasi yang akan diajukan oleh keluarga korban peristiwa Semanggi I-II terkait pernyataan pelanggaran HAM berat. Kejagung yakin PTUN Jakarta telah salah dalam menafsirkan pernyataan Jaksa Agung ST Burhanuddin di DPR.

"Di tingkat kasasi, kami yakin bahwa dalil kami ya benar memang gitu, bahwa memang objek perkara TUN itu adalah tindakan pemerintah, keputusan TUN. Sedangkan yang disampaikan oleh Pak Jaksa Agung di DPR itu bukan tindakan pemerintah gitu, itu banyak menyampaikan informasi," kata Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Fery Wibisono di kompleks Kejaksaan Agung (Kejagung), Jalan Bulungan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (12/3/2021).

"Mestinya kayak seperti saya menyampaikan informasi ke Anda, melalui media, kemudian saya digugat karena melakukan keputusan, kan saya hanya menyampaikan informasi, saya belum memutuskan ini, gitu lho ya, itu bedanya," sambungnya.

Fery mengatakan pernyataan Burhanuddin tidak mengandung unsur kebohongan. Menurut Fery, Burhanuddin hanya diminta oleh DPR untuk menyampaikan informasi seputar peristiwa Semanggi I-II.

"Tidak ada bohong, disampaikan apa adanya, beberapa informasi, DPR minta penjelasan, kemudian menyampaikan informasi, tidak ada yang menyangkut kebohongan di situ, kita teliti, dan waktu itu dengan media kan kita putar rekamannya," ujarnya.

Sebelumnya, pengacara keluarga korban peristiwa Semanggi I-II akan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung terkait putusan PTTUN Jakarta yang memenangkan gugatan banding Jaksa Agung. Pengacara korban Semanggi I-II, Muhammad Isnur, mengaku kecewa karena PTTUN Jakarta membatalkan putusan PTUN Jakarta yang menyatakan Jaksa Agung melawan hukum.

"Bu Sumarsih sejak awal sebenarnya sudah punya standing, beliau sudah berjuang hampir 20 tahun lebih tidak ada kata mundur, kata takut, tidak ada kemudian kata kira-kira khawatir atas putusan ini, beliau akan terus maju dan mengupayakan kasasi," ujar Isnur dalam konferensi pers yang disiarkan di YouTube KontraS, Rabu (10/3).

Lebih lanjut, ia berharap majelis hakim kasasi di Mahkamah Agung dapat mengoreksi putusan PTTUN Jakarta dan memberikan putusan yang adil. Selain itu, Isnur berharap tidak ada upaya intervensi terhadap proses hukum tersebut.

"Kami yakin mudah-mudahan Mahkamah Agung bisa menjaga jika terjadi dan terus menjaga jika terjadi dan terus menegakkan hukum dan keadilan," ujarnya.

(whn/haf)