Jejak Perkara 2 Jenderal di Kasus Djoko Tjandra hingga Divonis Bui

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 11 Mar 2021 09:47 WIB
Mantan Kadivhubinter Polri Irjen Napoleon Bonaparte divonis 4 tahun penjara. Ia terbukti bersalah menerima suap USD 370 ribu dan SGD 200 ribu dari Djoko Tjandra
Foto: Irjen Napoleon Bonaparte setelah mendengar vonis hukumannya (Ari Saputra)
Jakarta -

Sidang 2 jenderal di kasus Djoko Tjandra mencapai ujungnya. Irjen Napoleon Bonaparte dan Brigjen Prasetijo Utomo divonis 4 tahun dan 3,5 tahun penjara karena menerima suap dari Djoko Tjandra di kasus penghapusan red notice.

Napoleon, eks Kadiv Hubungan Internasional Polri, memutuskan akan mengajukan banding. Sedangkan Prasetijo yang mantan Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri ini masih pikir-pikir atas vonis yang dia terima.

Berikut jejak perkara 2 jenderal hingga diadili terima suap dari Djoko Tjandra:

Tersangka Kasus Suap Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra

Bareskrim Polri menetapkan empat orang tersangka yang berperan sebagai pemberi suap dan penerima suap dalam kasus dugaan penghapusan red notice Djoko Tjandra.

Pemberi
- Djoko Tjandra
- Tommy Sumardi

Penerima
- Irjen Napoleon Bonaparte
- Brigjen Prasetijo Utomo

Pemberi suap dijerat dengan Pasal 5 ayat 1 juncto Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sedangkan penerima suap dijerat Pasal 5 ayat 2, Pasal 11 dan Pasal 12 huruf a dan b UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

"Barang bukti USD 20 ribu, surat, HP, laptop dan CCTV yang dijadikan barang bukti," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono.

Prasetijo Ditahan di Rutan Bareskrim

Brigjen Prasetijo ditahan di sel nomor 26 di Rutan Bareskrim Polri. Brigjen Prasetijo berstatus tahanan Bareskrim karena terjerat perkara surat jalan Djoko Tjandra.

Sebagaimana diketahui, Djoko Tjandra merupakan buron Kejaksaan Agung (Kejagung) selama 11 tahun. Sedangkan Brigjen Prasetijo Utomo, terbukti dalam penyelidikan, turut andil memuluskan jalan Djoko Tjandra bepergian dengan menerbitkan surat jalan dengan rute Jakarta-Pontianak, bahkan jenderal bintang satu ini menemani Djoko Tjandra melakukan perjalanan.

Simak video 'Irjen Napoleon Tolak Vonis Hakim: Lebih Baik Mati, Lalu Goyang TikTok':

[Gambas:Video 20detik]