ASN Pria Wajib Subuh Berjemaah, Komisi II Minta Walkot Bukittinggi Dibina

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Rabu, 03 Mar 2021 15:50 WIB
Politikus PKB, Luqman Hakim (Dok. Istimewa)
Luqman Hakim (Dok. Istimewa)

Menurut Luqman, aturan salat lima waktu dalam Islam itu hukumnya wajib. Namun ia juga menilai Indonesia tidak menjadikan syariat agama tertentu sebagai hukum formal negara yang mengikat bagi seluruh warga negara.

"Negara Indonesia bukanlah negara agama, juga bukan negara sekuler. Sila pertama Pancasila, menjadi landasan filosofis bahwa Indonesia adalah negara yang mengakui nilai-nilai teologis agama-agama, tetapi tidak menjadikan syariat agama tertentu sebagai hukum formil negara yang mengikat bagi seluruh warga negara," ucapnya.

Wali Kota Bukittinggi Erman Syafar sebelumnya mengeluarkan instruksi yang mewajibkan semua ASN pria muslim di daerah itu untuk salat Subuh berjemaah setiap Jumat. Kebijakan akan dimulai akhir pekan ini.

Instruksi disampaikan Erman saat memimpin apel gabungan bersama seluruh ASN di halaman Balai Kota Bukittinggi, Bukik Gulai Bancah, pada Senin (1/3). Kebijakan ini akan mulai berlaku pada Jumat (5/3) nanti.

Dilihat detikcom, Selasa (2/3), dalam video yang beredar luas di media sosial, Erman Syafar menyatakan salat Subuh berjemaah menjadi kewajiban pada ASN setiap hari Jumat. Kebijakan ini, katanya, akan berlaku sampai 2024 atau sampai masa kepemimpinannya habis.

Ia juga mengakui kewajiban salat Subuh berjemaah itu bakal memberi dampak terhadap jadwal kehadiran para pegawai nantinya. Untuk itu, Erman sudah meminta Sekda menggeser jadwal masuk kantor pada hari Jumat.

"Bahwa sampai 2024, mulai Jumat nanti, setiap hari Jumat kita wajib melaksanakan salat Subuh berjemaah. Setiap Jumat," kata Erman dalam video tersebut yang disambut tepuk tangan para peserta upacara.

Halaman

(hel/rfs)