Round Up

Gencar Senayan Suarakan Jaminan WNI Aman di Tengah Kudeta Myanmar

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Selasa, 02 Feb 2021 23:58 WIB
Myanmar: Partai Aung San Suu Kyi kembali menang dalam pemilu
Foto: BBC World
Jakarta -

Myanmar tengah bergejolak usai tokoh politik Aung San Suu Kyi ditahan. Sejumlah anggota DPR kencang menyuarakan jaminan keselamatan bagi Warga Negara Indonesia (WNI) di Myanmar.

Awalnya, Aung San Suu Kyi dan Presiden Myanmar Win Myint ditahan setelah beberapa minggu terjadi peningkatan ketegangan antara militer dan pemerintah sipil atas tuduhan kecurangan dalam pemilihan umum pada November 2020.

Seperti dilansir AFP, Senin (1/2/2021), Myo Nyunt, juru bicara Partai Liga Demokrasi Nasional (NLD) yang menaungi Suu Kyi dan kini berkuasa di Myanmar, membenarkan kabar penahanan Suu Kyi oleh militer Myanmar.

Myo Nyunt menuturkan Suu Kyi dan beberapa tokoh senior pemerintahan lainnya ditahan di Ibu Kota Naypyitaw. Salah satu tokoh senior yang ditahan adalah Presiden Myanmar Win Myint.

Dia juga menambahkan, beberapa menteri dari negara bagian besar di Myanmar juga ditahan oleh militer.

Myo Nyunt juga menyatakan bahwa NLD menduga penahanan Suu Kyi dan tokoh senior ini merupakan bagian dari upaya kudeta oleh militer Myanmar.

Atas kondisi itu, sejumlah anggota DPR turut menyoroti persoalan kudeta di Myanmar. Dewan meminta Pemerintah Indonesia untuk tidak melakukan intervensi terhadap kejadian tersebut. Pemerintah pun diminta menjamin keamanan WNI di Myanmar.

Berikut gencar Senayan suarakan jaminan WNI aman di tengah kudeta Myanmar. Selengkapnya di halaman berikutnya.