Round-Up

Wanti-wanti Kebon Sirih soal Naiknya Angka Kematian Corona di DKI

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Selasa, 05 Jan 2021 20:01 WIB
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengatakan Gedung DPRD DKI Jakarta ditutup sementara karena banyak anggota yang terpapar Corona.
DPRD DKI (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Melonjaknya angka kematian pasien Corona (COVID-19) di Ibu Kota disorot kalangan Dewan. Sejumlah anggota DPRD DKI Jakarta memberi solusi demi menekan angka kematian itu.

Awalnya, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Widyastuti menyebut tingkat kematian akibat COVID-19 di DKI mengkhawatirkan dalam dua pekan terakhir.

Menurut dia, dalam dua pekan, angka kematian pasien COVID di DKI bertambah 247 orang.

Tak hanya itu, ia mengatakan kasus Corona aktif di Jakarta juga meningkat dalam dua pekan terakhir. Ia mengatakan ada penambahan sebesar 18 persen kasus aktif Corona di Jakarta.

Widyastuti menilai kenaikan persentase kasus aktif ini harus diwaspadai, terlebih pascalibur Natal dan tahun baru. Untuk itu, ia mengatakan Pemprov DKI Jakarta memperpanjang masa PSBB transisi hingga 17 Januari 2021.

Menanggapi angka kematian pasien Corona yang meningkat, sejumlah anggota DPRD DKI Jakarta memberikan saran kepada Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan pencegahan dan langkah penanganan dengan menerapkan Perda Corona demi memutus rantai penyebaran COVID-19.

Berikut ini suara peringatan dari kalangan Kebon Sirih:

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4 5 6