ADVERTISEMENT

Angka Kematian COVID-19 di DKI Mengkhawatirkan, PKS: Ketatkan Prokes!

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 05 Jan 2021 08:10 WIB
Mohammad Arifin (Matius Alfons/detikcom)
Foto: Mohammad Arifin (baju putih) (Matius Alfons/detikcom)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta mengungkapkan angka kematian akibat virus Corona (COVID-19) di DKI Jakarta mengkhawatirkan dalam dua minggu terakhir. Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta meminta agar Pemprov DKI memperketat pengawasan protokol kesehatan (prokes).

"Ya baiknya PSBB transisi diperpanjang. Ini penting keselamatan kita semua warga masyarakat. Termasuk disini adanya pengetatan penerapan protokol kesehatan, yang dimulai dengan memassifkan edukasi ke seluruh lapisan masyarakat," kata Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Mohammad Arifin kepada wartawan, Senin (4/1/2021).

Arifin mengatakan masyarakat perlu sadar dengan pentingnya penerapan protokol kesehatan. Dia menyebut sosialisasi harus dilakukan secara massif.

"Optimalkan edukasi dan sosialisasi ke seluruh masyarakat untuk menyadarkan setiap warga masyarakat akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan untuk keselamatan kita semua, dengan menggunakan semua media yang ada," kata dia.

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta ini juga menyinggung tugas Satgas COVID-19 provinsi. Dia menyebut Satgas harus berkolaborasi dengan semua pemangku kepentingan untuk melakukan pengawasan protokol kesehatan.

"Disamping itu tim Gugus Tugas dan semua pemangku kepentingan harus berkolaborasi untuk efektifkan pengawasan di masyarakat terkait penerapan prokes ini," kata dia.

Simak rincian data kematian corona di DKI Jakarta pada halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT