Round-Up

Massa 1812 Dipaksa Bubar Sebelum Aksi Digelar

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 19 Des 2020 07:22 WIB
Massa aksi 1812 dipukul mundul polisi dari kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat.  Massa kini kocar-kacir ke arah Tanah Abang.
Saat Polisi Pukul Mundur Massa Aksi 1812 dari Kawasan Patung Kuda (Foto: Grandyos Zafna)

115 Peserta Aksi 1812 Diamankan, Polisi: Ada yang Bawa Ganja-Sajam

Polisi mengamankan ratusan peserta aksi 1812 yang hendak menuju Istana Negara pada siang tadi. Polisi menemukan narkoba jenis ganja hingga senjata tajam dari ratusan peserta.

"Dari 155 yang kami amankan, ada yang ditemukan bawa ganja di daerah Depok. Ada yang ditemukan bawa senjata tajam juga," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Monas, Jakarta, Jumat (18/12/2020).

Polisi masih terus mendata jumlah peserta aksi yang diamankan, baik yang sudah ikut aksi maupun yang terlebih dulu disekat. Peserta aksi yang diamankan juga menjalani 3T (testing, tracing, dan treatment).

"Data terakhir dan ini masih berkembang lagi 155 ini sudah kita amankan. Akan kita lakukan juga 3T. Ada 20 orang yang diamankan di Batalion 210. Di sana sudah siap petugas dengan APD. Sisanya ada di polres dan Polda," jelas Yusri.

Massa Aksi 1812 Bubar, Situasi Jakarta Tetap Kondusif

Massa aksi 1812 di Patung Kuda, Jakarta Pusat, telah dipukul mundur oleh aparat polisi dan TNI. Polda Metro Jaya menyebut situasi Jakarta saat ini kondusif.

"Alhamdulillah sudah kondusif," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Monas, Jakarta, Jumat (18/12/2020).

Yusri menambahkan, saat ini pihaknya akan memantau beberapa wilayah. Pemantauan dilakukan via udara menggunakan helikopter.

Arus lalu lintas di kawasan Monas kembali normal setelah massa bubar. Pantauan pada Jumat (18/12/2020), pukul 16.20 WIB, massa aksi 1812 sudah tidak terlihat di sekitar Patung Kuda.

Aparat Brimob dan Marinir yang berjaga di lokasi juga telah membubarkan diri. Namun beberapa polisi masih berjaga di kawasan Monas.

Petugas kebersihan juga mulai bergerak untuk menyapu jalan dan mengambil sampah. Terlihat mobil taktis polisi masih terparkir di sekitar Patung Kuda.

Sejumlah polisi tampak mengatur arus lalu lintas. Jalan Medan Merdeka Barat yang sempat ditutup kembali dibuka bagi kendaraan.


Korlap Aksi 1812 Jelaskan Alasan Tetap Gelar Aksi Meski Masa Pandemi

Korlap aksi 1812 Rizal Kobar menjelaskan alasan aksi 1812 tetap digelar saat pandemi. Ia menyebut aksi yang digelar simpatisan Habib Rizieq Shihab itu tidak ada bedanya dengan pelaksanaan pilkada.

"Apa bedanya aksi sama pilkada? Nggak ada bedanya. Makanya dulu dengan adanya pilkada, sama. Tapi bagi saya, saya aksi itu akan menjalani protokol COVID, gitu," kata Rizal di Masjid Al-Makmur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (18/12/2020).

Rizal menjelaskan aksi tetap dilakukan di tengah pandemi COVID-19 karena aspirasi harus disampaikan ke pemerintah. Dia menerangkan aksi 1812 adalah unjuk rasa dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19.

"Kalau nggak ada kepastian kapan COVID ini selesai, sementara tuntutan saya harus disuarakan, kalau repot kalau nggak, gitu lho. Jadi bagi saya COVID iya, kita harus dipatuhi. Tapi bukan juga berarti kita berdiam diri untuk tidak berbuat apa-apa," ucap Rizal.

Dia pun menambahkan, pemberitahuan aksi 1812 sudah disampaikan pihaknya ke Polda Metro Jaya. Dalam penyampaian pemberitahuan itu, Rizal mengatakan siap bertanggung jawab mengenai protokol kesehatan COVID-19.

Halaman

(ibh/ibh)