JNE Dituduh Terafiliasi Ormas-Dukung Teroris, Hotman: Silakan Buktikan!

Matius Alfons - detikNews
Rabu, 16 Des 2020 17:39 WIB
Hotman Paris
Hotman Paris (Ismail/detikHOT)
Jakarta -

Kuasa hukum JNE, Hotman Paris, menyebut tuduhan yang saat ini viral di media sosial terhadap JNE merupakan fitnah. Hotman pun membuka kesempatan kepada pihak-pihak yang bisa membuktikan bahwa JNE terafiliasi dengan ormas ataupun terlibat mendanai terorisme.

"Kita jelaskan ke publik fakta sebenarnya. Baru, kalau masih ada yang kurang ajar dan masih ada fitnah, baru kita tindak secara hukum. Honor saya masih tanggung, masih menunggu. Jadi memang ada keseriusan," kata Hotman saat konferensi pers di Jetski Cafe, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (16/12/2020).

Hotman menyebut tuduhan yang beredar saat ini di media sosial terhadap JNE sangat kejam. Dia pun mempersilakan jika ada pihak yang bisa membuktikan tuduhan tersebut.

"Kita lihat dulu, karena serangan dari viral-viral itu sangat kejam, orang bisa percaya. Sekarang saya kasih kesempatan, adakah dari kalian yang bisa buktikan bahwa (JNE) ada kaitannya dengan teroris? Adakah yang bisa buktikan bahwa mereka ada hubungan dengan Haikal Hassan dan Hanny Kristiyanto? Kalau ada, sekaranglah buktikan," tegasnya.

"Coba kalau ada, silakan buktikan bahwa direksi JNE ada kaitan dengan terorisme atau aliran keras atau ormas ataupun kaitan dengan Haikal atau Hanny Kristiyanto. Ada-nggak kaitannya, ada nggak buktinya? Inilah kesempatan terbuka, silakan. Dosa kalau terus terusan menghina. Kalau ada, silakan maju," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, CEO JNE Mohammad Feriadi membantah tuduhan-tuduhan yang menyebut JNE berafiliasi dengan ormas hingga mendanai teroris. Feriadi menegaskan JNE tidak pernah berafiliasi dengan kelompok mana pun.

"Saya ingin tegaskan JNE adalah organisasi netral, tidak berafiliasi kepada kelompok, organisasi, atau individu apa pun," kata Feriadi.

Selengkapnya baca di halaman berikutnya.