Berawal dari Owa Mati, Kukang-Buaya Dievakuasi dari Rumah Kapolres Pelalawan

Jabbar Ramdhani, Audrey Santoso - detikNews
Senin, 14 Des 2020 19:18 WIB
Viral primata owa diadu dengan anjing di Pelalawan (dok Istimewa)
Viral primata owa diadu dengan anjing di Pelalawan (dok Istimewa)
Jakarta -

Seekor primata jenis owa yang mati di rumah Kapolres Pelalawan ramai dibahas di media sosial (medsos). Warganet ramai membahas kematian satwa dilindungi tersebut setelah viralnya video owa 'diadu' dengan anjing pudel.

Belakangan diketahui ada satwa dilindungi lain yang ditemukan di rumah AKBP Indra Wijatmiko. Tapi kedua satwa tersebut telah dievakuasi Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau.

"(Sekarang) sudah diserahkan ke BKSDA," kata Kabid Humas Polda Riau, Kombes Sunarto, kepada wartawan, Senin (14/12/2020).

Kukang dan buaya muara tersebut saat ini sudah ditangani BBKSDA Riau. Kedua satwa tersebut akan dilepasliarkan BBKSDA Riau ke habitatnya bilamana kondisinya sudah memungkinkan.

Dari mana kedua satwa tersebut berasal?

"Hewan tersebut dievakuasi dari lahan yang terbakar, dan bahkan sempat luka akibat kebakaran hutan lahan," kata dia.

Sebelumnya, Sunarto juga menjelaskan soal primata owa yang mati di rumah Kapolres Pelalawan. Dia mengatakan awalnya owa ditemukan seorang polisi di tepi Jalan Kualo Pelalawan pada Selasa (1/12) sore. Saat itu primata ada di dalam karung yang terikat.

"Dan setelah ikatan karung tersebut dibuka, ternyata isinya hewan sejenis kera (yang bersangkutan belum mengetahui jenisnya) dalam keadaan sekarat dan terluka parah pada di tangan serta pahanya," kata Sunarto.

Dia mengatakan primata tersebut lalu dibawa kepada Kapolres Pelalawan. Primata tersebut sempat dua kali dibawa ke dokter hewan. Namun beberapa hari kemudian owa mati.

Selanjutnya
Halaman
1 2