ADVERTISEMENT

Sirekap KPU Pilgub Kepri 62%: Ansar-Marlin Unggul, Petahana Menyusul

Tim detikcom - detikNews
Senin, 14 Des 2020 17:32 WIB
Petugas KPPS berpakaian baju hazmat dan alat pelindung diri (APD) menyemprotkan cairan disinfektan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 13, Cipayung, Depok, Jawa Barat, Rabu (9/12/2020). TPS di Kota Depok menerapkan protokol kesehatan pada Pilkada Serentak 2020 di masa Pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/wsj.
Foto: Ilustrasi Pilkada 2020 (ANTARA FOTO/ASPRILLA DWI ADHA)
Tanjungpinang -

Pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur (cagub-cawagub) Ansar Ahmad-Marlin Agustina unggul sementara atas dua paslon lain di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kepulauan Riau (Kepri). Perhitungan KPU ini masih berjalan.

Dilihat dari Sistem Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara (Sirekap) KPU, per pukul 17.24 WIB, Senin (11/12/2020), telah masuk foto formulir model C.Hasil-KWK yang dikirim KPPS 2.554 dari 4.062 TPS di Kepri atau sebanyak 62,88%.

Data tersebut berasal dari tujuh wilayah yang ada di Kepri, yakni Bintan, Karimun, Natuna, Lingga, Kepulauan Anambas, Kota Batam, dan Kota Tanjungpinang. Jumlah data di ketujuh daerah ini bervariasi dari 43% hingga 100%.

Pilgub Kepri diikuti tiga paslon cagub-cawagub. Ketiga paslon tersebut secara berturut-turut, yaitu Soerya Respationo-Iman Sutiawan (Sinergi), Isdianto-Suryani (Insani), dan Ansar Ahmad-Marlin Agustina (Aman).

Cagub nomor urut 2, Isdianto adalah Gubernur Kepri yang menggantikan gubernur sebelumnya yang terjerat masalah hukum. Cagub petahana ini menggandeng Suryani yang merupakan anggota DPRD Kepri.

Berikut hasil sementara Pilgub Kepri:
1. Soerya Respationo-Sutiawan: 111.502 suara atau 21,7%
2. Isdianto-Suryani: 178.630 suara atau 34,8%
3. Ansar Ahmad-Marlin Agustina: 223.779 suara atau 43,5%

Soal Sirekap KPU

KPU menyatakan data yang ditampilkan pada menu Hitung Suara adalah data yang hasil foto formulir Model C.Hasil-KWK yang dikirim oleh KPPS melalui Sirekap. Apabila terdapat kekeliruan data pada formulir Model C.Hasil-KWK, akan dilakukan perbaikan pada Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi di tingkat Kecamatan.

KPU mengatakan apabila terdapat perbedaan data yang terbaca oleh Sirekap dengan data yang tertulis pada Formulir C.Hasil-KWK, akan dilakukan koreksi pada Sirekap Web Tingkat Kecamatan

"Data yang ditampilkan pada menu Hitung Suara bukan merupakan hasil resmi penghitungan perolehan suara. Penetapan hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara dilakukan secara berjenjang sesuai tingkatannya dalam Rapat Pleno terbuka," demikian tulis KPU.

(haf/haf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT