Penjelasan KPK soal Perubahan Struktur Organisasi Jadi Gemuk

Farih Maulana Sidik - detikNews
Kamis, 19 Nov 2020 18:16 WIB
KPK menjelaskan soal perbuahan struktur yang jadi gemuk, Kamis (19/11/2020).
KPK menjelaskan soal perbuahan struktur yang jadi gemuk. (Farih/detikcom)
Jakarta -

KPK akhirnya buka suara terkait perubahan struktur organisasi yang menggemuk. KPK memberikan penjelasan alasan terkait perubahan struktur organisasi yang menjadi gemuk.

"Perlu kami sampaikan juga beberapa hal terkait dengan Perkom Nomor 7 Tahun 2020 yaitu terkait perubahan struktur," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam konferensi pers di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (19/11/2020).

Alex mengatakan, pada prinsipnya, pengembangan struktur bertujuan meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan tugas. Menurutnya, pengembangan struktur organisasi akan menyesuaikan dengan pengembangan tugas dan fungsi.

"Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ini terkait dengan tupoksi KPK, mulai dari pencegahan sampai dengan eksekusi, dan Pasal 7 ini menyangkut dengan pelaksanaan pendidikan antikorupsi, maupun perubahan-perubahan lain yang terjadi pada revisi undang-undang," ujar Alex.

Lebih jauh, Alex menyebut KPK juga telah melakukan pembahasan dengan instansi terkait dalam rangka untuk perubahan tata kerja di KPK. Di antaranya dengan KemenPAN-RB dan Kemenkum HAM terkait perubahan struktur organisasi KPK.

"Penataan organisasi ini membuka ruang penambahan jabatan juga penghapusan beberapa jabatan dan ada beberapa jabatan yang dimasukkan ke dalam kelompok jabatan yang lain," katanya.

Mengenai perubahan struktur KPK yang jadi gemuk mendapat sejumlah respons dari anggota Komisi III DPR RI. Baca di halaman berikutnya.