Round-up

Kritik Senayan ke Gubernur yang Polisikan Pelajar Gegara Makian Hewan

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Sabtu, 14 Nov 2020 21:35 WIB
Gubernur Kalbar Sutarmidji
Foto: Dok APPSI
Jakarta -

Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji mempolisikan peserta demo penolakan UU omnibus law yang memakinya saat orasi. Niat Sutarmidji yang ingin memberi pelajaran itu disorot kalangan Senayan.

Demi memberi pembelajaran itu, Sutarmidji lalu melaporkan oknum pendemo tersebut ke polisi.

"Sebenarnya saya tidak mau memperpanjang masalah ini, namun saya tetap harus memberikan pelajaran yang tegas kepada masyarakat, khususnya oknum pendemo yang memaki-maki saya, agar tidak sembarangan mengeluarkan kata tidak pantas dalam menyampaikan pendapatnya di muka umum," kata Sutarmidji di Pontianak seperti dilansir Antara, Jumat (13/11).

Sutarmidji mengatakan telah mengetahui identitas pendemo tersebut, yang diketahui masih berstatus pelajar tapi terlibat dalam aksi demo dan diberi kesempatan untuk berorasi.

"Usianya masih sangat muda dan diketahui masih berstatus pelajar, belum 18 tahun, sehingga masih sangat muda. Namun, kenapa koordinator aksi membiarkan ada pelajar ikut demo, padahal izin demo yang diberikan untuk mahasiswa, sehingga ini juga yang kita sesalkan," tuturnya.

Tindakan Sutarmidji mengundang perhatian anggota DPR RI. Kalangan Senayan ini menyayangkan tindakan Sutarmidji tersebut.

Begini Orasi Pelajar Hina Sutarmidji

Orator tersebut adalah seorang remaja perempuan yang ternyata masih berstatus sebagai pelajar. Video pelajar tersebut berorasi viral di media sosial (medsos).

Dilihat detikcom, Jumat (13/11/2020), dalam video berdurasi 1 menit yang beredar di medsos, tampak remaja perempuan tersebut mengenakan sweater hitam dan celana jeans. Dia berorasi di jalan raya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3