Komisi II DPR soal Gubernur Kalbar Polisikan Pelajar: Jelas Tak Bijaksana

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Sabtu, 14 Nov 2020 08:12 WIB
Yaqut Cholil Qumas
Yaqut Cholil Qoumas (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji melaporkan seorang pelajar karena mengeluarkan kata-kata kasar untuk dirinya saat melakukan orasi di demo. Komisi II DPR RI menilai Sutarmidji seharusnya menasihati pelajar itu tanpa menempuh jalur hukum.

"Berlebihan sih nggak. Kan negara ini negara hukum. Gubernur punya hak untuk menempuh itu," ujar Wakil Ketua Komisi II DPR Yaqut Cholil Qoumas kepada wartawan, Jumat (13/11/2020).

"Tapi jelas tidak bijaksana. Apalagi kan pelajar itu juga anaknya sendiri," imbuhnya.

Menurut Yaqut, perlu ada cara tersendiri menghadapi persoalan anak. Dia menilai Sutarmidji tak perlu langsung ambil langkah hukum.

"Menghadapi anak-anak begini kan seharusnya nggak perlu langsung ke urusan hukum," ucapnya.

Politikus PKB menyebut cara lain, yakni memanggil pelajar tersebut. Lalu meminta penjelasan dan memberinya nasihat.

"Panggil saja, tabayun, dinasihati baik-baik jika dirasa keterlaluan," imbuhnya.

Tonton video 'Detik-detik Penangkapan Pelaku Pembunuhan ABG di Gowa':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2