Rektor Unnes Dilaporkan Mahasiswanya ke KPK Terkait Dugaan Korupsi

Angling Adhitya Purbaya, Farih Maulana Sidik - detikNews
Jumat, 13 Nov 2020 21:15 WIB
Logo, ilustrasi, gedung Komisi Pembarantasan Korupsi (KPK)
Ilustrasi logo KPK. (Ari Saputra)
Jakarta -

Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Fathur Rokhman dilaporkan ke KPK terkait dugaan tindak pidana korupsi. Pelapor adalah mahasiswanya, yakni Frans Josua Napitu.

Laporan terhadap Rektor Unnes dibenarkan oleh Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri. Ali memastikan bahwa setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti KPK.

"Terkait laporan masyarakat tersebut setelah kami cek benar telah diterima KPK," kata Ali, kepada wartawan, Jumat (13/11/2020).

Ali mengatakan langkah awal KPK menindaklanjuti laporan itu adalah dengan lebih dulu melakukan verifikasi dan penelaahan. Menurut Ali, verifikasi dan penelaahan dilakukan guna menentukan apakah laporan tersebut masuk ranah tindak pidana korupsi dan menjadi kewenangan KPK atau tidak.

"Apabila kemudian setelahnya ditemukan setidaknya ada dua bukti permulaan yang cukup, maka KPK tentu akan menindaklanjuti dan memprosesnya sesuai ketentuan UU yang berlaku," ujar Ali.

"KPK menyadari peran serta masyarakat dalam pemberantasan korupsi sangat penting, untuk itu masyarakat yang mengetahui adanya dugaan Tipikor dapat melaporkan kepada KPK melalui Pengaduan masyarakat atau call center KPK di nomor 198," sambungnya.

Lihat juga video '7 Orang Dugaan Pungli THR UNJ Dikenakan Wajib Lapor':

[Gambas:Video 20detik]



Bagaimana tanggapan pelapor dan pihak Unnes? Simak di halaman selanjutnya...

Selanjutnya
Halaman
1 2